lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Keceriaan anak-anak mewarnai pertemuan perdana rutin Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Simpang Empat yang digelar di TK Pembina, Desa Kupang Berkah Jaya, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (5/9/2026).
Pertemuan para pendidik tersebut dikemas berbeda melalui kegiatan Gebyar Prasiaga Gembira. Sebanyak 98 peserta didik dari 37 TK se-Kecamatan Simpang Empat ambil bagian dalam kegiatan yang memadukan permainan, edukasi, dan aktivitas kepramukaan.
Sejak kegiatan dimulai, anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai permainan edukatif yang dipandu Bunda Siti Aesyah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas kepramukaan serta pemutaran film edukasi bertema Pramuka berjudul Misi Kirana dan Pasukan Pramuka yang dipandu Bunda Dwi Marganingsih.
Konsep kegiatan yang memadukan pembelajaran, permainan, dan kepramukaan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan nilai-nilai karakter kepada anak sejak usia dini.
Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan pendidikan turut hadir, di antaranya Koordinator ULWK Kecamatan Simpang Empat Lamsi, Pengawas TK/SD Kabupaten Tanah Bumbu, Bunda PAUD Desa Kupang Berkah Jaya, Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Simpang Empat, Kepala TK Pembina, Ketua IGTKI Kecamatan Simpang Empat, serta dewan guru TK se-Kecamatan Simpang Empat.
Dalam sambutannya, Lamsi mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Prasiaga Gembira. Menurutnya, kegiatan kreatif seperti ini penting untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan anak.
Ia juga mendorong para pendidik untuk terus mengembangkan literasi dalam proses pembelajaran, termasuk memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini.
“Literasi harus terus diterapkan dalam pembelajaran. Di era sekarang, teknologi digital juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik dan edukatif,” ujarnya.
Selain literasi, Lamsi menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak usia dini. Menurutnya, karakter tidak cukup diajarkan melalui teori, tetapi perlu dibangun melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berpesan agar anak-anak membiasakan diri menghormati dan menaati orang tua di rumah, mematuhi guru di sekolah, serta menyayangi dan menghargai teman.
«“Karakter tidak hanya tumbuh dari teori, tetapi juga dari kebiasaan sehari-hari. Karena itu, taati orang tua di rumah, hormati dan patuhi guru di sekolah, serta sayangi teman-teman,” pesannya.»
Melalui Gebyar Prasiaga Gembira, IGTKI-PGRI Kecamatan Simpang Empat berharap anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus belajar bekerja sama, disiplin, mandiri, berani, dan peduli terhadap lingkungan serta sesama.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarguru TK sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter anak usia dini.Gebyar Prasiaga Gembira
Editor: Muhammad Tamyiz


