lenterakalimantan.com, PASER – Bergabung dengan komunitas sepeda motor tidak selalu cukup hanya dengan memasang stiker klub di kendaraan. Di Yamaha Nmax Club Indonesia (YNCI) Paser, calon anggota justru diminta menunjukkan niat dan komitmennya sebelum benar-benar menjadi bagian dari komunitas.
Ketua Chapter YNCI Paser, Rudy Prasetya, mengatakan pihaknya tidak menerapkan pola perekrutan dengan cara mengejar atau mengajak orang untuk menjadi anggota.
Menurutnya, calon member harus datang atas kemauan sendiri. Mereka terlebih dahulu mengikuti kegiatan komunitas dan mengenal aktivitas serta kebiasaan para anggota.
“Kalau dari chapter kita sih istilahnya enggak pernah kita namanya merekrut ya. Jadi istilahnya kembali dari niatnya masing-masing. Percuma kalau kita rekrut, ujung-ujungnya niatnya enggak ada, ya kan? Paling sebulan 2 bulan lari,” kata Rudy saat ditemui di Kecamatan Batu Kajang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, 28 Agustus 2026.
Bagi YNCI Paser, proses tersebut menjadi cara untuk memastikan seseorang bergabung bukan sekadar karena ingin menggunakan atribut komunitas.
Rudy bahkan menggambarkan prinsip itu dengan ungkapan bahwa masuk ke komunitas harus memiliki proses, begitu pula ketika seseorang memilih keluar.
“Jadi seperti yang dibilang tadi itu, kata Om Sapri, kita bikin susah masuknya, susah juga keluarnya,” ujarnya.
Salah satu bentuk komitmen yang harus dijalani calon anggota adalah mengikuti perjalanan atau touring dengan jarak tertentu.
Rudy menyebut, saat ini calon member YNCI Paser diwajibkan menempuh touring hingga 1.000 kilometer. Jarak tersebut dapat ditempuh dalam satu perjalanan maupun dicicil.
“Kalau kami sih sekarang 1.000-lah kalau touring. 1.000 kilo,” kata Rudy.
“Kalau mau cicil bisa, 2.000. Dicicil boleh 2.000,” lanjutnya.
Namun, perjalanan menjadi anggota YNCI Paser bukan hanya soal menempuh jarak. Calon anggota juga diperkenalkan dengan berbagai aktivitas komunitas, termasuk cara menerima dan melayani tamu yang datang serta mengikuti kegiatan bersama member lainnya.
Saat ini, YNCI Paser Chapter Batu Kajang tercatat memiliki 17 member aktif dan dua orang prospek. Sementara jumlah anggota yang telah memiliki NRA disebut mencapai 58 orang.
Dulu, Ada Pin yang Harus Diperjuangkan
Cerita mengenai proses menjadi bagian dari YNCI Paser ternyata tidak berhenti pada touring.
Safriyani, founder atau pendiri Chapter YNCI Paser, menceritakan bahwa komunitas tersebut pernah memiliki tradisi unik bagi anggota maupun tamu yang datang.
Dulu, mereka yang ingin mendapatkan pin khas Paser harus melakukan sebuah tantangan di kawasan wisata Desa Kasungai, Batu Kajang.
Di lokasi tersebut terdapat tempat untuk melompat dari ketinggian sekitar tiga meter ke sungai.
“Kalau dulu di Paser ini ada tradisi untuk mendapatkan kenang-kenangan dari chapter itu yang berupa pin. Di Paser ini kan, terutama di Batu Kajang ini, ada nama wisata itu Desa Kasungai. Nah, di situ tuh ada tempat lompat yang tingginya mungkin sekitar 3 meter,” ujar Safriyani.
Siapa yang berani melakukan lompatan tersebut akan mendapatkan pin sebagai kenang-kenangan.
Tradisi itu kini sudah tidak diberlakukan karena kondisi akses menuju lokasi dinilai tidak lagi memadai. Jembatan gantung yang menjadi akses menuju lokasi disebut sudah mengalami kerusakan dan berisiko dilalui.
“Kalau sekarang sudah ndak berlaku karena ini, apa, aksesnya sudah ndak memadai, jembatannya jelek sudah,” katanya.
Meski tradisi tersebut telah dihentikan, pin lama itu kini justru menjadi penanda sebuah cerita.
Menurut Safriyani, apabila ada anggota yang masih menggunakan pin tersebut, dapat dipastikan ia pernah menjalani tantangan tersebut.
“Jadi kalau ada member pakai pin, pinnya Paser atau Batu Kajang, itu sudah bisa dipastikan dia pernah loncat di sungai itu,” ujarnya.
Safriyani mengatakan tradisi tersebut kemungkinan dapat kembali diadakan pada masa mendatang dengan lokasi berbeda, setelah kondisi infrastruktur dan faktor keselamatan memungkinkan.
“Menunggu itu, ibaratnya infrastruktur yang buat ke tempat lokasi itu sudah memadai lagi,” katanya.
Bukan Sekadar Klub, Tapi Menambah Saudara
Bagi Safriyani, aktivitas komunitas bukan hanya mengenai kendaraan atau touring. Ada komitmen sosial yang menurutnya menjadi bagian penting sejak seseorang memutuskan bergabung.
Ia mengingatkan para member agar tetap aktif mengikuti kopdar, touring maupun menerima kedatangan anggota dari chapter lain.
“Harapan saya pribadi untuk YNCI Paser, untuk para member, makin rajin kopdarnya, makin rajin turingnya, makin rajin portal tamunya. Ingat komitmen waktu kita masuk klub dulu apa, ya kan? Untuk menambah saudara,” kata Safriyani.
Karena itu, kedatangan anggota YNCI dari daerah lain sebisa mungkin disambut dengan pertemuan langsung.
Bagi YNCI Paser, hubungan antarmember tidak berhenti pada nama chapter. Pertemuan, perjalanan dan kunjungan antardaerah menjadi bagian dari cara komunitas tersebut menjaga persaudaraan.
Untuk agenda ke depan, Safriyani mengatakan YNCI Paser juga berupaya mengikuti kegiatan ulang tahun atau anniversary chapter lain dengan mengirimkan perwakilan.
Sementara Rudy berharap YNCI Paser dapat terus berkembang, semakin dikenal masyarakat dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Pesannya untuk para member pun sederhana.
“Jangan di rumah aja,” kata Rudy.
Editor: Muhammad Tamyiz


