• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Gangguan Layang-Layang di Jalur Whoosh Turun 65 Persen, KCIC Apresiasi Kerjasama Masyarakat
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Gangguan Layang-Layang di Jalur Whoosh Turun 65 Persen, KCIC Apresiasi Kerjasama Masyarakat
Kejadian

Gangguan Layang-Layang di Jalur Whoosh Turun 65 Persen, KCIC Apresiasi Kerjasama Masyarakat

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
4 Min Read
Gangguan Layang-Layang di Jalur Whoosh Turun 65 Persen, KCIC Apresiasi Kerjasama Masyarakat
Gangguan Layang-Layang di Jalur Whoosh Turun 65 Persen, KCIC Apresiasi Kerjasama Masyarakat
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – KCIC mencatat penurunan signifikan jumlah kejadian layang-layang yang tersangkut di sekitar jalur Kereta Cepat Whoosh. Pada September 2026, jumlah kejadian tercatat sebanyak 26 kejadian atau menurun sekitar 65 persen dibandingkan rata-rata kejadian pada periode Juni hingga Agustus 2026. Penurunan ini menjadi perkembangan positif dalam upaya menjaga keselamatan dan kelancaran operasional Whoosh.

KCIC mencatatkan jumlah kejadian layang-layang yang tersangkut tercatat sebanyak 78 kejadian pada Juni, 90 kejadian pada Juli, dan 58 kejadian pada Agustus 2026, atau rata-rata mencapai sekitar 75 kejadian per bulan pada periode tersebut. Sementara pada September 2026, jumlah kejadian turun menjadi 26 kejadian.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengapresiasi dukungan masyarakat dalam menjaga keselamatan di sekitar jalur Whoosh.

“KCIC mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang telah turut menjaga keselamatan jalur Whoosh. Penurunan jumlah kejadian ini merupakan perkembangan positif. Kerjasama dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga perjalanan Whoosh tetap aman, lancar, dan andal,” ujar Eva.

KCIC terus memperkuat langkah pencegahan dengan menyiagakan lebih dari 530 personel pengamanan yang tersebar di stasiun dan sepanjang jalur Whoosh. Petugas melakukan patroli selama 24 jam dengan pembagian pengawasan setiap 500 meter, termasuk melakukan pemantauan dan penanganan langsung apabila ditemukan aktivitas bermain layang-layang di sekitar jalur. Upaya tersebut juga diperkuat melalui koordinasi dan kolaborasi bersama TNI, Polri, serta aparat kewilayahan.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga mendatangi langsung titik-titik yang menjadi lokasi bermain layang-layang untuk memberikan edukasi mengenai potensi bahayanya terhadap perjalanan Whoosh. Pendekatan dilakukan secara persuasif kepada masyarakat agar aktivitas tersebut dilakukan di lokasi yang lebih aman dan jauh dari jalur kereta cepat.

Berdasarkan pemetaan KCIC, kejadian layang-layang banyak ditemukan pada koridor Padalarang, Cimahi, Kota Bandung hingga Kabupaten Bandung, terutama di area yang berdekatan dengan permukiman dan ruang terbuka. Aktivitas tersebut juga cenderung meningkat pada periode libur sekolah, dengan kejadian paling sering ditemukan pada rentang pukul 15.00 hingga 18.00 WIB, saat aktivitas bermain masyarakat di ruang terbuka meningkat.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas bermain layang-layang tidak hanya dilakukan oleh anak-anak, tetapi juga masyarakat usia dewasa. Karena itu, sosialisasi dan edukasi ditujukan kepada seluruh kelompok masyarakat, termasuk melalui sekolah, permukiman, dan tokoh masyarakat.

Layang-layang maupun benang layangan yang masuk ke area jalur dapat menimbulkan risiko terhadap sistem kelistrikan kereta cepat, khususnya apabila tersangkut pada Overhead Catenary System (OCS) atau pantograf kereta. Benda asing yang tersangkut harus segera ditangani petugas untuk memastikan kondisi prasarana tetap aman. Dalam kondisi tertentu, perjalanan kereta dapat ditahan sementara atau dilakukan penyesuaian operasional sebagai bagian dari prosedur keselamatan.

KCIC mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan keselamatan jalur Whoosh dengan tidak bermain layang-layang dalam radius minimal 3 kilometer dari sisi kiri dan kanan jalur kereta cepat. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas berisiko lainnya di sekitar jalur serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan benda asing yang berpotensi mengganggu operasional.

“Kami berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan. Upaya pengawasan dan edukasi akan terus kami lakukan, namun keberhasilannya membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama agar gangguan akibat layang-layang tidak kembali meningkat,” jelas Eva.

Terpopuler

Arus Peti Kemas TPS pada September 2026 Tetap Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal
Arus Peti Kemas TPS pada September 2026 Tetap Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal
Ekonomi
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Si Jago Merah Menghanguskan Sebuah Rumah Tunggal di Banua Anyar

Kebakaran di Kayutangi II Banjarmasin  Ditengarai Sengaja Dibakar Terduga Pelaku Kini Diamankan Polisi

Pria Nekat Ceburkan Diri di Desa Rampa Lama Akhirnya Ditemukan Sudah Tewas

Mandastana Diterjang Banjir, Bupati Terpilih Barito Kuala Turun Tangan

Gegerkan Warga, Ular Pyhton panjang 4 Meter Muncul ke Jalan

Terjadi Dua Kali Kebakaran Dalam Sehari, BPBD HST Imbau Warga Waspada

Air Rob Masuk Sawah, Petani di Kurau Keluhkan Gagal Tanam

Buaya Muara Sanipah Muncul Mendekati Pemukiman Warga

Update Data Kebakaran Jl Flamboyan Bawah Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya

Geger! Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri di Atas Pohon

TAGGED:Whoosh
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Sampit Jalan Sampit–Ujung Pandaran Hampir 100 Persen Mantap, Gubernur Kalteng Soroti Kendaraan Overtonase

Latest News

Sampit
Jalan Sampit–Ujung Pandaran Hampir 100 Persen Mantap, Gubernur Kalteng Soroti Kendaraan Overtonase
KALIMANTAN TENGAH Oktober 11, 2026
Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja bagi 1.600 Calon Peserta di Sukabumi
Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja bagi 1.600 Calon Peserta di Sukabumi
KALIMANTAN SELATAN Oktober 11, 2026
Pemprov Kalsel
Peringatan Wafat ke-164 Pangeran Antasari, Pemprov Kalsel Gaungkan Semangat Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing
KALIMANTAN SELATAN Oktober 11, 2026
Ketua DPRD Kotabaru
Ketua DPRD Kotabaru Buka Kotabaru Sport Festival 2026
KALIMANTAN SELATAN Oktober 10, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?