Lenterakalimantan.com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Aulia Oktafiandi menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan berjalan kaki melintasi medan ekstrim di Pegunungan Meratus demi mengunjungi masyarakat desa tertinggal.
Perjalanan sejauh kurang lebih 57 kilometer tersebut dirangkai dalam Ekspedisi Meratus yang dipimpin langsung oleh Bupati Aulia bersama rombongan dengan menyambangi sejumlah desa tertinggal, yakni Desa Batu Perahu, Aing Bantai, Juhu dan sejumlah anak desa lainnya.
Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai Kamis (26/1/2023) hingga Selasa (31/1/2023) dengan diikuti sejumlah pimpinan SKPD dan jajaran instansi Pemkab HST yang berjumlah ratusan orang.
Bupati Aulia menerangkan, kegiatan Ekspedisi Meratus ini bertujuan untuk mengeluarkan ketiga daerah tersebut dari status desa tertinggal serta bersilaturahmi dengan masyarakat Dayak Meratus.
Bupati Aulia mengatakan, kunjungan pemerintah daerah sekaligus memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, seperti perekaman KTP, pelayanan kesehatan penambahan fasilitas pendidikan, sekaligus menyalurkan berbagai bantuan dari pemerintah daerah dan pihak lainnya.
“Kami dengan tujuan menguatkan pelayanan dasar demi melayani warga HST, sama halnya seperti warga yang di bawah,” terangnya.
Kemudian, dalam ekspedisi itu juga Bupati Aulia juga mendengarkan berbagai keluhan dan berbagai aspirasi masyarakat terkait infrastruktur jalan, pendidikan, hingga jaringan listrik.
Disamping itu, Bupati Aulia juga turut meresmikan bangunan baru SD Negeri Batu Perahu dan PAUD Rintisan Batu Perahu yang disambut dengan antusias masyarakat.


