lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Petani kelapa sawit di Kabupaten Tanah Laut belum bisa tersenyum senang, pasalnya harga tandan buah sawit (TBS) di tingkat perusahaan belum bergerak naik.
Meski sempat dua bulan yang lalu ada kenaikan TBS per kilogram, namun kondisi itu tidak berlangsung lama dan kembali turun lagi.
“Harga sawit kembali turun, dua minggu yang lalu harga TBS per kilogram Rp1.780 dijual ke pabrik,” ujar Adul Warga Desa Kunyit, Kecamatan Bajuin kepada lenterakalimantan.com saat dihubungi, Jumat (14/7/2023).
Adul mengatakan, waktu ada kenaikan harga TBS per kilogram cuma bertahan dua bulan, yakni pada Mei dan Juni 2023 dengan harga TBS per kilogram Rp1.825.
Menurut Adul, dengan harga TBS per kilogram Rp1.780 belum bisa mencukupi biaya perawatan dan lainnya. Paling tidak harga TBS per kilogram bisa naik kisaran Rp2 000 rupiah, sudah mencukupi dan menikmati hasil penjualan.
“Lahan kebun kelapa sawit ada sekitar 5 hektare dalam sebulan dua kali panen satu kali mengirim ke pabrik sekitar 6 ton, waktu belum turun harga TBS per kilogram ada peningkatan sekali mengirim 8 ton lebih,” ucapnya.
Adul menambahkan, setiap penjualan TBS tidak menentu satu pabrik saja. Di mana, harga yang lebih tinggi ia datangi dan dijual ditempat tersebut.


