lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Jembatan Sei Maluka atau biasa disebut Jembatan Penjagungan di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut dikabarkan sudah bisa dilalui roda empat.
Meski demikian pengendara harus berhati-hati saat melintas di jembatan tersebut, pasalnya masih ada gundukan dan belum dilakukan pengaspalan oleh pihak kontraktor.
Bagi kendaraan minibus yang mau melintas di Jembatan Penjagungan harus perlahan-lahan, pasalnya ada sedikit kemacetan lantaran adanya antrean kendaraan di wilayah tersebut.
Camat Bati-Bati Ade Gumilar saat dihubungi mengatakan, sejak pagi jembatan Sei Maluka sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Iya memang ada antrean kendaraan karena saat melintas di Jembatan Penjagungan harus hati-hati karena belum diaspal,” kata Ade Selasa (25/7/2023).
Sepengetahuan Ade, kendaraan yang baru melintas di jembatan penjagungan itu baru kendaraan berkapasitas ringan.
“Sudah ada mobil truk yang melintas di jembatan, namun untuk kendaraan jenis tronton atau angkutan alat berat belum begitu tau,” ucapnya.
Menurut Ade, dimungkinkan kendaraan sudah bisa seterusnya melintasi Jembatan Penjagungan. Meski keadaannya belum di aspal.
Berita sebelumnya, jembatan ini dilakukan perbaikan pihak kontraktor sudah memberikan informasi di sekitar Jembatan Sei Maluka Desa Pandahan.
Di mana isi pemberitahuannya selama perbaikan jembatan akan ditutup total dari 4 Juli sampai 24 Juli 2024.
Jembatan Sei Maluka ini ada di jalan nasional menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.


