lenterakalimantan.com, BARITO KUALA – Sebanyak 58 peserta calon pemilih pemula dari generasi Z dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Barito Kuala, mengikuti sosialisasi pendidikan politik tentang Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024 di Aula Selidah, Barito Kuala, Senin (25/9/2023).
Kegiatan yang diakomodir oleh Kesbangpol Kabupaten Barito Kuala itu turut menghadirkan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Batola, Muhammad Syaifi.
Menurut Syaifi pertemuan itu menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman akan pentingnya pendidikan politik bagi pelajar, sebagai pemilih pemula tentunya memiliki hak pilih mensukseskan Pemilu dan Pilkada 2024.
Syaifi juga menyampaikan, bahwa pendidikan politik penting dilakukan kepada pemilih pemula karena memiliki peran besar dalam menentukan arah pembangunan bangsa kedepannya.
“Pendidikan politik penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu dan Pemilihan, serta meningkatkan pemahaman dan perilaku masyarakat mengenai hak dan kewajiban serta peran dalam penyelenggaraan Pemilu dan pemilihan,” ucap Syaifi melalui Whatsaap kepada awak Media lenterakalimantan.com, Senin 25 September 2023.
Ia juga memaparkan, ada 4 empat alasan mengapa masyarakat dan pemilih pemula harus terlibat mengawasi pemilu, yaitu memastikan terlindungnya hak politik warga masyarakat, memastikan terwujudnya pemilu yang bersih, transparan dan berintegritas dari sisi penyelenggara dan penyelenggaraannya.
Kemudian mendorong terwujudnya pemilu sebagai instrumen penentu kepemimpinan politik dan evaluasi kepemimpinan politik, serta mencegah terpilihnya calon-calon pemimpin yang korupsi dan tidak amanah.
Ia juga menjelaskan tentang tugas, fungsi dan wewenang Bawaslu dalam Pemilu ataupun Pilkada yang akan datang, serta mengajak kaum milenial untuk terlibat aktif menjadi pengawas partisipatif pada Pemilu serentak tahun 2024.
“Dalam menjalankan tugasnya, Bawaslu memastikan seluruh tahapan Pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal ini, Bawaslu Batola akan terus bersinergi dalam menjalankan pengawasan tahapan Pemilu dan mengajak semua pihak terlibat dalam pengawasan partisipatif,” ujarnya.
Mantan Komisioner Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Sengketa (HPPS) Bawaslu Batola itu berharap, dengan diadakannya kegiatan tersebut akan menambah pengetahuan tentang pengawasan Pemilu.
“Dan dapat disampaikan kepada teman-teman yang lain, sehingga bersama-sama lakukan pengawasan Pemilu,” pungkasnya.


