lenterakalimantan.com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Aulia Oktafiandi menyampaikan komitmennya untuk mencegah secara serius terkait kekerasan pada perempuan dan anak.
Hal itu disampaikan Bupati pada sosialisasi dan penggerakan masyarakat dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang digelar oleh Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPKBPPPA) HST di Pendopo Kabupaten setempat, Kamis (12/10/2023).
Menurut Bupati Aulia, kekerasan pada perempuan dan anak merupakan hal yang harus dicegah secara serius dan memerlukan kerja sama dari semua pihak beserta semua lapisan masyarakat.
Maka dari itu, pihaknya terus mengupayakan sinergitas kebijakan dan program. Adanya kegiatan ini dapat menghapuskan faktor- faktor penyebab kekerasan yang sangat kompleks.
Bupati Aulia melanjutkan, apabila terjadi kekerasan maka proses penanganannya diperlukan kolaborasi. Bentuknya yakni melindungi dan memberikan hak-hak korban dan saksi, serta penegakan hukum bagi pelaku.
“Saya mengajak semua komponen yang terlibat dalam upaya perlindungan anak dan perempuan untuk bersama-sama ikut dalam gerakan perlindungan perempuan dan anak,” ajak Bupati.
Sementara, Plt Kepala Dinas PPKB PPPA HST, Eddy Rahmawan mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman yang luas bagi masyarakat mengenai pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah dan mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Pihaknya menggelar kegiatan sosialisasi ini dengan melibatkan peserta dan penggerakan masyarakat berjumlah 150 orang, dengan sasaran Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se Kabupaten HST.
Kemudian, Bupati Aulia juga turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada LKSA dan santunan kematian bagi warga miskin di HST. Rinciannya total bantuan tahap 1 LKSA Rp. 1.710.937.500 dari total Bantuan sebesar Rp. 3.421.875.000 kepada 13 LKSA.
Berikutnya, santunan kematian sebesar Rp 124.000.000 masing penerima sebanyak Rp 1.000.000 kepada 124 ahli waris.


