lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut (Tala) telah mendata jumlah wisatawan pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) berkunjung ke daerah setempat.
Mereka mencatat sebanyak 77.855 wisatawan berkunjung ke Tala.
Kepala Dinas Pariwisata Tala, M Rafiki Effendi, mengatakan pengunjung wisata selama Nataru 2024 ini terbagi di beberapa tempat wisata yang dikelola pihak swasta, lantaran Pantai Batakan Baru tidak bisa menampung pengunjung yang datang.
“Memang tahun ini ada penurunan, dibandingkan dengan 2022 wisatawan yang datang sekitar 84.419 wisatawan,” katanya, Selasa (2/1/2024).
Dia mengatakan, tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah dan dominan dikunjungi wisatawan pada libur Nataru 2024, masih di Pantai Batakan Baru.
Hingga terjadi kemacetan sepanjang 5 Km sampai tugu pahlawan gunung timah, dikarenakan banyaknya pergerakan wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Batakan.
Namun pergerakan pengunjung terkendala karena penuhnya tempat parkir, wisatawan hingga dialihkan ke tempat lain.
“Ini sudah Kita pikirkan, kedepan akan diperlukan kantong-kantong parkir yang dikelola pihak desa setempat untuk membuatkan tempat parkir diluar Pantai,” ucapnya.
Menurutnya, pengunjung yang datang selama Nataru 2024 ketiga tempat wisata dikelola pemerintah daerah yakni, Pantai Batakan sebanyak 24.700 wisatawan, Pantai Takisung sebanyak 4.614 wisatawan dan Air Terjun Bajuin sebanyak 2.653 wisatawan.
“Pengunjung yang datang ke tempat wisata yang dikelola pemerintah daerah sebanyak 33.784 wisatawan,” ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pengunjung wisata yang datang ke tempat dikelola pihak swasta di Pantai Karindangan sebanyak 2.272 wisatawan, Pantai THR sebanyak 2000 wisatawan, Pantai Tabanio sebanyak 2.844 wisatawan, Bukit Timah sebanyak 14.078 wisatawan dan Taman Permana sebanyak 11.269 wisatawan.
“Pengunjung yang datang ke tempat wisata dikelola swasta sebanyak 44.071 wisatawan,” ujarnya.
Kemudian Pantai miliki desa yaitu Pantai Tanjung Dewa sebanyak 4.356 wisatawan dan peziarah ke Pulau Datu sebanyak 3.426 pengunjung,
M Rafiki Effendi menambahkan, kunjungan wisatawan ke Tanah Laut selama libur Nataru 2024, memberikan efek domino di sektor perekonomian.
Pasalnya, diperkirakan perputaran uang di Tanah Laut selama libur sebesar Rp 7 miliar dengan asumsi pengeluaran rata-rata wisatawan per orang sebesar Rp 100.000 ribu.
“Dampak positif yang dapat diambil dari kondisi libur Nataru 2024 ini, perputaran uang di masyarakat sekitar Rp 7 miliar, belum terhitung tempat-tempat penginapan masyarakat setempat dan di kota Pelaihari,” pungkasnya.


