Lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Sebanyak 12 personel petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Tanah Bumbu dibekali pelatihan tekhnik mengevakuasi korban diketinggian, pelatihan teknik khusus ini bekerjama sama dengan Jhonlin Rescue sebagai Instruktur.
Kegiatan pelatihan evakuasi korban diketinggian ini resmi dibuka langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanbu, Syaikul Ansari, di Posko Induk Pemadam Kebakaran Simpang Empat, Sabtu 17 Pebruari 2024.
Saat bersama awak media lenterakalimantan.com, Syaikul Ansari mengatakan pelatihan ini guna meningkatkan kompetensi dan keterampilan khusus bagi personel Damkar Tanbu.
Jika melihat situasi dan kondisi pembangunan di Tanah Bumbu yang semakin pesat dan memiliki gedung bertingkat-tingkat, maka keahlian pemadam kebakaran menurutnya perlu dibekali penambahan skil dan penguatan skil terhadap upaya penyelamatan korban di ketinggian.
“Ya tentu kita tidak berharap ada musibah, namun pelatihan ini menjadi kesiapan kita sebagai bentuk antisipasi sebagai misi penyelamatan,” ucap Kasatpoldam.
Saat bertugas tidak hanya memadamkan api, namun juga upaya penyelamatan apabila ada korban terjebak di gedung betingkat.
Syaikul Ansari berharap, nanti selesai pelatihan ini peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat kembali ke posko masing-masing dan menularkan ilmunya kepada personel damkar lainnya.
“Ya saat kembali keposko nanti, mereka akan kembali didampingi pejabat bidang pemadam kebakaran saat mengimbaskan pelatihan kepada personel pemadam lainya agar bermanfaat,” harap Syaikul Ansari.
Kasatpol PP dan Damkar juga menambahkan, pihaknya akan berencana membentuk tim pemadam kebakaran di internal Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kab Tanah Bumbu.
“Surat sudah kami layangkan ke instansi masing- masing dan nanti kalau sudah terbentuk mereka akan kita bekali pelatihan tekhnik memadamkan api,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dibentuknya Tim Damkar di SKPD bertujuan guna mengantisipasi saat terjadinya kebakaran di area perkantoran sambil menunggu petugas damkar datang.
“Nanti juga akan membentuk relawan pemadam kebakaran masing-masing di desa, nantinya mereka juga akan dibekali pelatihan penanganan kebakaran. Dan InsyaAllah, relawan di desa akan kami siapkan peralatan pemadam kebakaran,” tambahnya.
Dalam pelatihan khusus evakuasi diketingggian ini, pihaknya melibatkan 12 personel petugas damkar dari perwakilan 6 posko yang ada di Tanbu.
Pelatihan ini digelar selama 2 hari dari tanggal 17 – 18 Pebruari 2024, adapun di hari pertama peserta akan menerima materi dalam ruangan dan di hari kedua dilanjutkan dengan praktek panjat dinding dengan ketinggian sekitar 17 meter.


