lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Mengganggu ketertiban dan kenyamanan keindahan kota Pelaihari sejumlah meja dan kursi pedagang yang berada di kawasan pedestrian Jalan Hadji Boejasin ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kamis (22/2/2024).
Para pedagang ini biasa berjualan di wilayah tersebut pada malam hari di pinggir pedestrian Jalan Hadji Boejasin.
Di mana lokasi Jalan tersebut setelah dibangun oleh pemerintah daerah melalui DPUPRP Tala menjadi viral menjadi daya tarik warga.
Banyak warga, yang meluangkan waktu pada malam hari untuk sekedar santai di atas pedestrian sembari melihat kemewahan Jalan Hadji Boejasin yang dihiasi kelap kelip lampu jalan.
Kasatpol PP dan Damkar Tala, M Kusri, mengatakan meja dan kursi milik pedagang diamankan yang diketahui masih berada di lokasi wilayah Jalan Hadji Boejasin, sepertinya sengaja ditinggal oleh pemilik setelah berjualan.
Kusri menegaskan, pihaknya menertibkan meja dan kursi, disebabkan
dapat menimbulkan terganggunya ketertiban karena dapat mengganggu keindahan kota.
“Seharusnya pedagang usai berjualan meja dan kursi dibawa lagi, jangan sampai ditinggal ditempat ada yang di atas trotoar, badan jalan maupun di sekitar kawasan Pedestrian,” katanya.
Ia menambahkan, padahal petugas terus mengingatkan para pedagang melalui patroli rutin, namun masih ada saja pedagang yang meninggalkan barang dagangan.
“Bagi pedagang dipersilakan mengambil barang meja dan kursi miliknya dan menandatangani surat pernyataan tidak mengulang perbuatannya,” ucapnya.
Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan patroli terhadap tempat-tempat yang sudah ditertibkan, guna mencegah kembali PKL meninggalkan lapak-lapaknya di atas trotoar dan badan jalan usai berjualan.
“Kami harapkan Kota Pelaihari bisa indah tertib dan bersih dapat diterapkan. bagi pedagang untuk dapat mematuhi dan sadar bahwa keindahan dan kenyamanan Kota Pelaihari adalah tanggung jawab kita bersama,” harapnya.
Terpisah Kabid Bina Marga pada Dinas PUPRP Tala, Dwi Hadi Putra, mengatakan Jalan Hadji Boejasin setelah dibangun menjadi daya tarik warga yang datang ke lokasi tersebut.
“Jalan Hadji Boejasin setelah dibangun dan ditingkatkan dapat dirasakan oleh warga, tinggal bagaimana menjaga merawat fasilitas yang ada sebab dirasakan oleh warga juga,” ucapnya.
Dwi bilang, adapun terkait median jalan di Jalan Hadji Boejasin warga dapat waspada pada saat putar balik di lokasi tersebut. Selain itu di Jalan Hadji Boejasin sudah terpasang rambu-rambu jalan.
“Kedepan tepat di ujung median jalan itu akan dipasang lampu traffic light upaya untuk menghindari kecelakaan,” pungkasnya.


