lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kapal bermuatan garam, KM Duta Persada berlayar dari Dermaga Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Pelabuhan Bawang, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tenggelam di perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Jum’at (23/2).
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banjarmasin, mengabarkan bahwa kapal KM Duta Persada berangkat dari Dermaga Bima pada Senin (19/2) sekitar pukul 07.00 Wita.
Kapal bermuatan garam tersebut melaju dengan kecepatan kurang lebih 4 hingga 5 knot.
Kemudian Jum’at 23 Februari 2024 sekitar pukul 10.00 Wita, Kapten Kapal melalui pesan singkat menginformasikan kepada Agen Kapal, Suriansyah bahwa KM Duta Persada telah tenggelam.
Kapal diinfokan tenggelam di sekitar perairan Tanjung Selatan kurang lebih 30 Nautical Mile (NM) dengan titik duga last know position atau LKP pada koordinat 04° 21‘ 37.80” S – 115° 10’ 3.23” E.
Sembilan Anak Buah Kapal (ABK) menyelamatkan diri dengan naik rakit buatan.
Begitu mengetahui informasi tersebut Basarnas Banjarmasin langsung meluncurkan KN SAR Laksmana 241 dengan tim yang terdiri dari lima rescuer, 14 crew kapal, empat petugas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin serta dua petugas Ditpolair Polda Kalsel, sekitar pukul 16.30 Wita.
Saat tim berangkat, cuaca cerah, arah angin Barat dan Timur dengan kecepatan 8 hingga 10 knot dan tinggi gelombang antara 0 hingga 0,75 meter.
Perjalan tim rescue dari Dermaga SAR Basirih menuju titik duga LKP berjarak 90,8 NM dengan Heading 149.48°.
Data korban dalam pencarian (DP), masing-masing Nahkoda atas nama Hefrin (48), Mualim I atas nama Faisal (38), KKM atas nama Suhaeb (56), Masinis atas nama Nasaruddin (43) dan Juru Mudi atas nama Masrin (24), Johansyah (33), Aldin (21) serta dua orang lainnya masih belum diketahui identitasnya.
Terakhir dikabarkan, Nahkoda beserta ABK KM Duta Persada berhasil dievakuasi kapal nelayan dan saat ini tengah dibawa menuju Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.


