lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Perantau sunda yang menetap ada di Kabupaten Tanah Laut ( Tala) menggelar silaturahmi musyawarah pendirian dan pembentukan Paguyuban Lembur Kuring (PLK) Tanah Laut.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gagas Permai Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari, Minggu (3/3/2024).
Sebagai Informasi, pada tahun yang lalu Paguyuban Lembur Kuring sempat berdiri, namun seiring waktu mengalami kekosongan Ketua dan pengurus pada akhirnya organisasi tersebut tidak jalan.
Guna meneruskan roda organisasi maka Paguyuban Lembur Kuring (PLK) Kabupaten Tanah Laut ( Tala) kemudian dilakukan silaturahmi dan musyawarah Paguyuban.
Pada kegiatan Silaturahmi dan Musyawarah Pendirian dan Pembentukan Paguyuban Lembur Kuring (PLK) Tanah Laut (Tala) peserta melaksanakan Musyawarah Mufakat dan menetapkan H Dede Supardi menjadi Ketua Paguyuban Lembur Kuring Kabupaten Tanah Laut Periode 2024-2028.
Keputusan tersebut dibacakan ketua tim formatur H Maman S, juga merupakan tokoh sunda yang lama menetap di Kabupaten Tanah Laut.
Acara tersebut juga dihadiri oleh tokoh agama KH. Ali Akbar, tokoh deklaror PLK Dadang Sugianto, SPdi, tokoh masyarakat Sunda Dedi Supardi, Kasim, SPd , dan acara tersebut secara resmi dibuka tokoh Kabupaten Tanah Laut yang berasal dari Jawa Barat yakni, H Endang Agustina.
Endang Agustina mengaku, pihaknya mendukung atas dibentuknya kembali Paguyuban Lembur Kuring di Kabupaten Tanah Laut.
Dalam pesannya Endang Agustina, peserta yang ada di Paguyuban ini agar selalu meningkatkan silaturahmi dan saling rukun dan jaga kekompakan.
“Saya harapkan dengan adanya Paguyuban ini semua warga masyarakat Sunda yang ada di tanah laut khususnya agar saling menjaga kekompakan dan guyub Saling Asah, Asih dan Asuh sama2 hidup di perantauan,”pungkasnya.

Sementara itu Ketua PLK terpilih Dede Supardi mengatakan, visi Paguyuban sendiri adalah mewujudkan masyarakat sunda yang bermartabat, berbudaya dan berwibawa melalui 5 aspek kepedulian demi tercapainya kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Tanah Laut.
Ia bilang , ada 5 misi Paguyuban PLK adalah, peduli kesetaraan hidup bermasyarakat, peduli kenyamanan lingkungan hidup, peduli kesetaraan pendidikan, sosial agama dan budaya, peduli kesetaraan sosial dan politik dan peduli kesetaraan perlindungan hukum.
Pria yang aktif di Advokat Hukum Hade Seno,SE,SH & Partners itu mengucapkan terima kasih kepada peserta yang sudah hadir dan atas kekompakan meresmikan Paguyuban Lembur Kuring.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang sudah hadir dan mau mendukung dengan terbentuknya Paguyuban ini,”pungkasnya.


