lenterakalimantan.com, BARABAI – Untuk yang ketiga kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) kembali membuka beasiswa Tahfiz Alquran.
Pada 2024 ini ditargetkan akan mencetak 3.000 Tahfiz di Bumi Murakata.
Salah satu upaya untuk mensukseskan program ini, Pemkab HST menaikkan insentif untuk para ustaz dan ustazah. Program ini termasuk dalam program unggulan Bupati HST H Aulia Oktafiandi.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) HST, Akhmadi pada hari Kamis (28/3/2024) mengatakan, untuk program ini dulu anggarannya sekitar Rp 800 juta. Sekarang meningkat menjadi Rp 1,5 miliar lebih.
Kemudian juga, ustaz dan ustazah juga mendapat perlindungan jiwa dari BPJS Ketenagakerjaan sejak 2022 hingga saat ini. Rinciannya, di 2022 ada 1.831 jiwa terlindungi, pada 2023 sebanyak 1.826 jiwa, dan pada 2024 sebanyak 1.826 jiwa terlindungi.
“Tahun ini kembali menargetkan mendapat 1.000 tahfiz. Kesra bekerja sama dengan BKPRMI akan melakukan seleksi untuk siswa SD, SMP, MI. Sejak 2022 sampai saat ini sudah ada 2.000 tahfiz yang tercetak,” jelasnya.
Akhmadi mengatakan, pihaknya optimis apa yang diharapkan pak Bupati Aulia Oktafiandi bisa tercapai. Terlebih lagi, pihaknya juga bersyukur program ini mendapat respons positif dari masyarakat.
“Insyaallah apa yang diharapkan pak Bupati Aulia Oktafiandi bisa tercapai,” tuturnya.
Kemudian, bagi siswa yang mau mengikuti seleksi Tahfiz Alquran, ada beberapa syarat yang harus dilengkapi. Mereka harus sudah hafal juz 30, yakni dari surah Ad Duha sampai surah An Nas.
“Pada tahap selanjutnya, mereka tidak hanya menghafal, tapi harus hafal surah-surah yang diacak. Bahkan jumlah ayat dalam surah juga harus tahu,” tutupnya.


