lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Pasca kebakaran dahsyat yang melanda puluhan rumah pada Kamis malam, 27 Juni 2024, bantuan logistik terus mengalir ke Posko Induk untuk warga terdampak di Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Jumat 5 Juli 2024.
Dua armada pikap terpantau awak media mengantarkan puluhan paket bantuan dari LazisNu Tanah Bumbu untuk warga yang menjadi korban kebakaran dahsyat yang menghanguskan 22 rumah, menimpa 108 jiwa, dan 30 kepala keluarga.
Ketua LazisNu Tanah Bumbu, H. M. Zaki Yamani, menyampaikan kepada lenterakalimantan.com bahwa aksi peduli kemanusiaan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Angsana, MWC NU Kecamatan Sungai Loban, Banom dan Lembaga NU, serta Kementerian Agama Tanah Bumbu.
“Selain itu, ada juga bantuan dari Pondok Pesantren Daris Batu Maranti, Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SMP Tanah Bumbu, Yayasan Darul Qur’an Nasda, Komunitas Driver Lintas Borneo Kalimantan Indonesia, Bank Kalsel Syariah, serta para donatur lainnya,” ujar Zaki.
Zaki menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berdasarkan kebutuhan meliputi peralatan sekolah seperti sepatu, buku, tas, pakaian anak baru dan dewasa, serta baju anak-anak layak pakai, dan alat ibadah seperti sajadah dan mukena.
“Selain itu, kami juga menyalurkan bahan pokok seperti minyak goreng, roti bungkus, mie instan, dan air mineral. Kami juga menyalurkan uang donasi sebesar Rp 17.927.000 yang dikumpulkan melalui LazisNu,” tambah Zaki.
Ketua LazisNu ini menuturkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk berbagi. “Kami juga ikut merasakan penderitaan warga terdampak. Dengan bantuan yang dikumpulkan melalui LazisNu, kami berharap dapat mengurangi kesedihan para saudara kita yang menjadi korban kebakaran,” ucapnya.
Lurah Tungkaran Pangeran, Ahmadi Syarif, menyambut baik bantuan yang berdatangan, baik dari daerah setempat maupun luar daerah. “Sementara ini, bantuan berupa sembako alhamdulillah sudah tercukupi. Namun, jika masih ada yang ingin mengirimkan bantuan, silakan berkoordinasi dengan tim Posko,” kata Ahmadi.
Ahmadi menjelaskan bahwa Posko Induk akan tetap berdiri hingga Rabu depan, tanggal 10 Juli 2024. “Atas nama pemerintah Kelurahan Tungkaran Pangeran, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warga kami yang terdampak, baik dari perusahaan, organisasi, maupun relawan. Semoga berkah,” pungkasnya.


