lenterakalimantan.com, BARABAI – Pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Hulu Sungai Tengah (HST) telah menjalani dua rangkaian debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung di Studio TVRI Kalsel, beberapa waktu lalu.
Pada debat pertama lalu dengan tema meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Paslon nomor urut 1 H Aulia Oktafiandi-H Mansyah Sabri pun menyampaikan visi misi dan programnya untuk meyakinkan masyarakat dan calon pemilih.
Aulia Oktafiandi yang menyampaikan visi pihaknya yakni “Mewujudkan Hulu Sungai Tengah yang lebih Makmur, Unggul dan Dinamis”. Ia mengatakan ada lima program sebagai ikhtiar untuk mewujudkan hal itu.
Adapun programnya yakni memberikan insentif desa melalui tambahan ADD (anggaran dana desa) kepada desa-desa yang membutuhkan pembangunan infrastruktur, memberikan jaring pengaman sosial kepada kaum termarjinalkan yaitu kaum lansia, kaum disabilitas fisik dan mental.
“Membuka 10 ribu hektare lahan pertanian baru, dengan membentuk polder Laura di Kecamatan Labuan Amas Utara,” ujar calon bupati HST nomor urut 1.
Lebih lanjut pasangan AMAN (Aulia-Mansyah) juga akan menjadikan rumah sakit di HST sebagai trauma center di Banua Enam dan menaikkan status 19 puskesmas menjadi BLUD, serta membentuk BUMD yang bergerak di bidang pangan dan aneka usaha lainnya.
“BUMD yang bisa melaksanakan resi gudang agar bisa melindungi petani dan bisa menjual hasil pertaniannya, serta bisa memberikan asuransi usaha pertanian,” paparnya.
Aulia tak muluk-muluk. Beragam gagasannya itu juga telah dibuktikan dengan berbagai pencapaian di daerah selama 3,5 tahun menjadi Bupati HST. Terlebih dia jua berhasil menurunkan angka kemiskinan 1,35 persen dan pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 4,58 persen pada LKPJ 2023.


