lenterakalimantan.com, TANJUNG – Belasan lanting (rumah terapung) peserta meramaikan kegiatan Balarut Maharagu Sungai (Bamasung) ke-6 resmi dilepas Pj Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah.
Kegiatan dalam rangka melestarikan sungai itu dilepas dari titik keberangkatan di Jalan Teluk Dalam Kelurahan Sulingan RT 7, Kecamatan Murung Pudak, Sabtu (28/12/2024).
Bemasung kali ini digagas oleh Komunitas Jelajah Tabalong dan dibalut dengan penanaman bibit pohon, ajakan memelihara sungai dan memungut sampah yang ada di aliran sungai Tabalong.
Ketua Pelaksana, Haris Fadillah, mengatakan ada 14 tim yang mengikuti gelaran kali ini, mereka berasal dari relawan UPBS, komunitas dan organisasi pemuda di Tabalong.
Selain itu para peserta juga ada dari kabupaten tetangga seperti dari Organisasi Pecinta Alam dari Balangan, Mahasiswa pecinta alam dari Fakultas Kehutanan ULM Banjarbaru, Gilmarpala STIE Pancasetia Banjarmasin.
“Para peserta akan mengarungi sungai sepanjang kurang lebih 20 kilometer menggunakan lanting sambil memungut sampah sekaligus kampanye pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ditambahkan Haris, acara ini dilaksanakan dua hari mulai hari ini sampai hari Minggu. Persinggahan pertama dari Sulingan sampai ke Desa Manduin, kurang lebih 10 kilometer. Kedua hari minggu dari Manduin sampai ke finish di Desa Ampukung, Kecamatan Kelua.
Sementara Pj Bupati Tabalong Hj, Hamida Munawarah, menyambut baik atas gelaran bersih-bersih sungai Tabalong ini sebagai wujud aksi sosial sekaligus menjadi destinasi wisata.
Menurutnya, dalam Bamasung ini para peserta tidak hanya mengarungi sungai namun juga akan melakukan pembersihan sungai di sepanjang rute yang dilalui.
“Saya mengingatkan agar kita semua khususnya masyarakat bisa menjaga kebersihan sungai yang ada di Tabalong,” ucapnya.
Pj Bupati Hamida pun berharap, kegiatan ini dapat merubah kebiasaan masyarakat yang membuang sampah yang semakin memperparah kondisi sungai.
“Saya berharap kegiatan Bamasung seperti ini dapat menjadi pengingat sekaligus motivasi kita semua untuk sama-sama menjaga kelestarian sungai,” tandasnya.


