lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Peran Dinas Komunikasi dan Informatika di era digital tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Justru, posisi Kepala Dinas Kominfo kini dinilai sebagai motor utama penggerak kemajuan daerah di bidang digitalisasi.
Hal itu ditegaskan oleh Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya, Raden Wijaya Kusumawardhana, saat membuka Forum Komdigi 2025 di Grand City Convention and Exhibition Surabaya, Rabu (7/5/2025). Forum ini merupakan rangkaian kegiatan dalam MUNAS APEKSI VII Surabaya 2025.
“Mereka bukan sekadar pelengkap. Kepala Dinas Kominfo adalah key enabler dan prime mover dalam mendorong transformasi digital di daerah,” tegas Raden Wijaya di hadapan para Kepala Diskominfo dari berbagai kota se-Indonesia.
BACA JUGA : Musda XI GOW Banjarmasin, Hj Ananda Terpilih Jadi Ketua Periode 2025–2030
Ia menambahkan, kemajuan suatu daerah di masa kini sangat ditentukan oleh seberapa kuat sektor digital dikembangkan. Oleh sebab itu, para kepala dinas perlu hadir sebagai agen perubahan yang strategis, termasuk dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Forum tersebut juga dihadiri Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh kepala daerah untuk menyatukan visi dan semangat kolaborasi agar pembangunan berjalan merata di seluruh wilayah.
“Tagline kita ‘The Future of Us’ adalah semangat agar tidak ada daerah yang tertinggal. Melalui APEKSI, mari kita bersatu dalam menyamakan langkah dan tujuan,” ucapnya.
BACA JUGA : 100 Hari Kerja Yamin–Ananda, Penanganan Sampah Mulai Menunjukkan Hasil
Selain diskusi kebijakan, Forum Komdigi 2025 juga menghadirkan narasumber dari sektor industri digital, seperti Google Cloud, Fortinet, dan AWS. Mereka membagikan wawasan terkini seputar kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan strategi city branding untuk kota-kota di Indonesia.
Editor : Tim Redaksi


