OLEH : MUHAMMAD ELDI BAJASOSA
Indonesia tengah menatap cita-cita besar Indonesia Emas 2045, sebuah momentum satu abad kemerdekaan yang diharapkan melahirkan bangsa yang maju, adil, dan berdaya saing global. Namun, untuk sampai ke sana, fondasi ekonomi nasional masih menghadapi tantangan serius: ketimpangan distribusi kesejahteraan, dominasi modal asing, serta lemahnya kemandirian usaha kecil dan menengah. Di sinilah peran kader HMI menjadi sangat penting, bukan sekadar sebagai intelektual kritis, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berakar pada nilai keislaman dan kebangsaan.
Konsepsi strategis kader HMI dalam lini ekonomi harus dimulai dari penguatan kapasitas diri dan komunitas. Kader pelopor perlu hadir sebagai agen inovasi di tengah masyarakat, mendorong lahirnya kewirausahaan sosial, ekonomi hijau, dan digitalisasi UMKM yang berdaya saing. Dengan basis keilmuan yang luas dan jaringan organisasi yang solid, kader HMI dapat menjembatani kesenjangan antara kebijakan negara dan kebutuhan masyarakat akar rumput, sekaligus memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga keadilan sosial.
HMI sebagai organisasi kader dapat membangun ekosistem ekonomi berbasis kolaborasi. Misalnya, melalui koperasi digital, inkubator bisnis hijau, dan pusat pelatihan ekonomi kreatif yang melibatkan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat lokal. Hal ini sejalan dengan nilai perjuangan HMI yang menempatkan Islam sebagai sumber inspirasi dan Pancasila sebagai landasan kebangsaan. Dengan memadukan keduanya, kader HMI dapat menghadirkan solusi nyata yang tidak hanya menjawab tantangan pasar global, tetapi juga menjaga kearifan lokal serta keberlanjutan lingkungan.
Pada akhirnya, Indonesia Emas 2045 bukan hanya cita-cita negara, tetapi juga amanah generasi muda, termasuk kader HMI. Melalui konsepsi strategis dalam memperkuat lini ekonomi, kader HMI dituntut untuk menegaskan peran sebagai pelopor perubahan yang membumikan nilai keadilan, kemandirian, dan keberlanjutan. Inilah saatnya HMI tidak hanya menjadi wadah intelektual, tetapi juga garda depan dalam mengawal kedaulatan ekonomi bangsa menuju 2045.
Penulis : Ketua HMI Banjarmasin, Muhammad Eldi Bajasosa.


