lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) setempat, menggelar kegiatan Sosialisasi Konsumen Cerdas dalam Memilih Makanan untuk Mencegah Stunting, yang dirangkaikan dengan 3 pelatihan keterampilan, yakni Bimbingan Teknis bagi Pengrajin Batik, Pelatihan Peningkatan Keterampilan Tukang Las, serta Pelatihan Kerajinan Anyaman Rotan Tingkat Dasar bagi wirausaha baru di Palangka Raya.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalteng, Herson B Aden, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memahami bahaya stunting, Rabu (12/11/2025).
“Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang dialami oleh balita yang mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan anak yang tidak sesuai dengan standarnya sehingga mengakibatkan dampak jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar Herson.
Ia menambahkan, percepatan penurunan angka stunting membutuhkan kolaborasi dan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.
“Jika stunting tidak segera diatasi, hal ini tentunya akan menyebabkan penurunan kualitas SDM di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi gizi dan kesehatan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat di sektor ekonomi kreatif dan industri kecil.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih makanan yang bernutrisi baik untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Norhani.
Ia menjelaskan, pelatihan bagi pengrajin batik, tukang las, serta pelaku anyaman rotan diharapkan mampu memperluas wawasan dan keterampilan para peserta dalam mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan menambah penghasilan.
“Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka stunting di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
Editor: Rian


