lenterakalimantan.com, BANDUNG – Perusahaan Daerah Aneka Usaha Selidah (AUS) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala (Batola) resmi ditetapkan sebagai Pelaku Usaha Distributor (PUD) pupuk bersubsidi untuk tahun 2026.
Kepastian tersebut ditandai melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) antara Direktur Utama PD AUS, Ahmad Safari, dan GM Regional 3 PT Pupuk Indonesia (Persero), Taufiek, di Trans Convention Center, Bandung, Rabu (10/12/2025).
Penunjukan ini tertuang dalam Surat Penunjukan Pelaku Usaha Distribusi Pupuk Bersubsidi Nomor 02111/A/PJ/C0702/DIS/2025. Mandat tersebut menjadi angin segar bagi petani Batola yang berharap distribusi pupuk lebih lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Dalam sambutan pada agenda SPJB 2026 Regional 1 hingga 4, Direktur Utama PD AUS, Ahmad Safari Ramadani, menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut menjadi langkah penting bagi perusahaan daerah untuk memperkuat peran dalam sektor pertanian.
“Terlibat dalam rantai distribusi pupuk bersubsidi adalah amanah besar. Fokus kami memastikan pupuk sampai kepada petani tepat waktu, tepat harga, dan tepat tempat,” ujarnya.
Tidak sampai disitu, Safari juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati Batola yang mendorong perluasan usaha Perusda Selidah, khususnya di bidang pupuk.
“Dukungan penuh dari bupati memberi energi besar bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap PAD,” tambahnya.
Penetapan Perusda Selidah sebagai PUD dilakukan setelah proses evaluasi yang mengacu pada Pasal 27 ayat (3) Peraturan Menteri Pertanian Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi. Landasan regulasi ini diharapkan memperkuat akuntabilitas dan ketertiban distribusi pupuk di daerah.
Melalui SPJB ini, PD Aneka Usaha Selidah menegaskan komitmen menjaga ketersediaan stok pupuk di Batola sepanjang 2026. Perusahaan berupaya mengoptimalkan sistem penyaluran agar pupuk dapat diterima petani yang berhak tanpa hambatan dan mencegah terjadinya kelangkaan.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Kepala Divisi Distribusi dan Perdagangan PD AUS, H Makbul, turut hadir bersama perwakilan perusahaan lainnya. Secara keseluruhan, kegiatan SPJB tahun ini diikuti oleh 1.045 direktur perusahaan PUD pupuk dari berbagai wilayah di Indonesia.
Editor : Tim Redaksi


