lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Gusti Yanuar Noor Rifai, membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Angkatan I Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Banjarbaru, Senin (15/12/2025).
Yanuar Noor Rifai menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) koperasi, khususnya para pendamping Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Selatan.
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan para pendamping koperasi, baik Project Management Officer (PMO), asisten bisnis, maupun pendamping desa, terutama dalam tata kelola, prinsip, dan regulasi koperasi, sekaligus pengelolaan usaha koperasi desa dan kelurahan Merah Putih,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti oleh PMO tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, Koordinator Pendamping Desa (TAPM), dan asisten bisnis kabupaten/kota.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber kompeten serta dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi yang diwakili Asisten Deputi Pengembangan SDM dan Talenta Koperasi, Siti Aedah, S.Pt., M.P., yang mengikuti secara daring.
Dalam kesempatan itu, Yanuar turut memaparkan perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Selatan sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi.
Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Merah Putih (SIMKOPDES), tercatat sebanyak 2.013 koperasi di Kalimantan Selatan, terdiri atas 1.969 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 144 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Dari jumlah tersebut, sebanyak 707 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah memiliki data aset yang tercatat dalam sistem.
Sementara itu, berdasarkan laporan perkembangan PT Agrinas Pangan Nusantara melalui Korem 101 Antasari per 10 Desember 2025, pembangunan fisik koperasi telah terverifikasi pada 116 titik, dengan 99 koperasi telah dibangun.
Capaian progres pembangunan tertinggi mencapai 33,22 persen, yang berada di KDMP Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru.
Menutup sambutannya, Yanuar berharap pelatihan ini dapat berjalan lancar serta menjadi wadah penguatan sinergi dan silaturahmi antarpendamping, sehingga mampu mendorong kemajuan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di Kalimantan Selatan.
“Melalui pelatihan ini, peran pendamping diharapkan semakin optimal dalam mendukung koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di daerah,” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi


