lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut siap membuka pendaftaran pelatihan di BLK Pelaihari pada April mendatang, sebagai upaya konkret memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal. Program ini dirancang untuk mencetak SDM terampil yang menguasai keahlian teknis, sesuai dengan kriteria dan tuntutan dunia industri modern. Pelaihari, Rabu (4/1/2026).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerind) Kabupaten Tanah Laut, Ulil Amri Bahtiar, memberikan kepastian jadwal terkait seleksi peserta pendaftaran.
“Jadwal resmi pembukaan pendaftaran pelatihan kerja tahap pertama di BLK direncanakan di Bulan April,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Meski belum ada penambahan workshop baru tahun ini, tapi 496 orang ditargetkan dapat tertampung dalam berbagai jurusan. Program ini sepenuhnya dibiayai oleh APBD sehingga peserta tidak dipungut biaya sepeser pun.
Namun, terdapat syarat utama bagi calon pendaftar, yakni wajib berdomisili di wilayah setempat.
“Pelatihan menggunakan dana APBD dan peserta pelatihan tetap dengan mempersyaratkan KTP Kab. Tanah Laut.” tegasnya.
Langkah masif pembukaan pelatihan ini bukan tanpa alasan. Program BLK merupakan instrumen kunci pemerintah daerah untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
Berdasarkan RPJMD 2025-2029, Kabupaten Tanah Laut menargetkan TPT sebesar 3,21% pada tahun 2026.
Untuk memastikan lulusan BLK tidak sekadar memiliki sertifikat tetapi juga terserap kerja, pemerintah tengah melakukan langkah proaktif berupa penjajakan kerja sama dengan raksasa industri di Kawasan Industri Jorong (KIJ).
“Kerjasama antara BLK dan Pengelola KIJ masih dalam tahap penjajakan. Kedepannya lulusan BLK dapat bekerja di KIJ sesuai dgn kompetensi dan keahlian yg diperlukan oleh perusahaan,” tuturnya.
Selain itu, Disnakerind berencana menggelar bursa kerja atau Job Fair pada tahun ini sebagai jembatan langsung antara alumni BLK dengan sektor swasta. Diharapkan angka pengangguran di Tanah Laut dapat terus menurun, dengan adanya pelatihan berkualitas dan akses lapangan kerja yang terbuka lebar.
Editor: Rizki


