lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, turun langsung meninjau lokasi bekas kebakaran di kawasan Mendawai, Kota Palangka Raya, Sabtu (21/2/2026). Kehadiran legislator tersebut sebagai bentuk empati sekaligus dorongan agar penanganan korban dilakukan secara cepat dan nyata.
Musibah kebakaran itu menghanguskan sedikitnya 15 rumah warga dan membuat puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Berdasarkan data sementara, di RT 01 terdapat delapan rumah terdampak dengan 10 kepala keluarga (KK) atau 42 jiwa. Sementara di RT 05, tujuh rumah dilaporkan terbakar dengan delapan KK atau 36 jiwa. Secara keseluruhan, kebakaran tersebut berdampak pada 18 KK atau 78 jiwa.
Di lokasi kejadian, Junaidi menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban. Ia juga memberikan semangat agar warga tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan.
“Saya turut prihatin atas musibah ini. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan, serta segera mendapatkan bantuan dan perhatian dari pemerintah,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Tak hanya menyampaikan empati, Junaidi mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk segera hadir secara nyata di tengah masyarakat terdampak. Menurutnya, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh, baik untuk kebutuhan darurat maupun pemulihan jangka panjang.
Dalam waktu dekat, kata dia, para korban sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, hingga layanan kesehatan dan obat-obatan. Selain itu, upaya pembangunan kembali rumah warga juga harus menjadi prioritas agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Penanganan harus cepat, terukur, dan berkelanjutan. Jangan sampai masyarakat terlalu lama berada dalam kondisi sulit tanpa kepastian,” tegasnya.
Di sisi lain, Junaidi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. Ia mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik serta lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Musibah kebakaran di Mendawai ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mitigasi bencana, sekaligus memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan saat warga menghadapi situasi darurat.
Editor: Muhammad Tamyiz


