• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
Ekonomi

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Ikhsan Makkawali
Ikhsan Makkawali
Share
4 Min Read
OJK
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global. Foto: OJK
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga meski dunia masih dibayangi ketidakpastian akibat tensi geopolitik dan dinamika kebijakan perdagangan global.

Contents
Ekonomi Global Berisiko, Domestik Tetap TumbuhPasar Modal Fluktuatif, Investor Terus BertambahPerbankan Solid, Likuiditas TerjagaAsuransi, Dana Pensiun, dan Fintech BertumbuhPenguatan Pengawasan dan Penegakan HukumFokus 2026: Stabilitas dan Reformasi

Kepastian tersebut disampaikan dalam hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Februari 2026. OJK menilai ketahanan industri keuangan domestik masih solid, didukung pertumbuhan ekonomi yang konsisten dan aktivitas pasar keuangan yang relatif stabil.

Ekonomi Global Berisiko, Domestik Tetap Tumbuh

Secara global, pemulihan sektor manufaktur dan kepercayaan konsumen menunjukkan perbaikan. Namun, eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah serta fragmentasi perdagangan internasional dinilai berpotensi meningkatkan volatilitas pasar keuangan.

Di dalam negeri, ekonomi Indonesia mencatat kinerja positif. Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,39 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sepanjang 2025, ekonomi tumbuh 5,11 persen. Keyakinan konsumen tetap optimistis dan sektor manufaktur berada di zona ekspansi.

Pasar Modal Fluktuatif, Investor Terus Bertambah

Tekanan sempat terjadi di pasar saham. Hingga akhir Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.235,49 atau turun 1,13 persen secara bulanan.

Meski demikian, aktivitas transaksi tetap tinggi dengan rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp25,62 triliun. Investor ritel mendominasi 53 persen transaksi, sementara investor asing mencatat net sell sebesar Rp0,36 triliun.

Jumlah investor pasar modal terus meningkat. Sepanjang Februari 2026 tercatat tambahan 1,8 juta investor baru, sehingga total investor mencapai 22,88 juta orang.

Industri reksa dana juga mencatat kinerja positif dengan nilai aset kelolaan (AUM) sebesar Rp1.115,7 triliun. Nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tercatat Rp726,26 triliun dengan net subscription sebesar Rp43,12 triliun secara year to date (ytd).

Perbankan Solid, Likuiditas Terjaga

Dari sektor perbankan, fungsi intermediasi tetap tumbuh. Kredit per Januari 2026 tercatat Rp8.557 triliun atau naik 9,96 persen yoy. Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp10.076 triliun.

Rasio permodalan (CAR) berada di level 25,87 persen, sementara rasio kredit bermasalah (NPL) gross tercatat 2,14 persen. OJK menyebut likuiditas perbankan tetap memadai dengan rasio AL/DPK dan LCR berada jauh di atas ambang batas ketentuan.

Produk Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan juga tumbuh 20,15 persen yoy, mencerminkan konsumsi masyarakat yang masih terjaga.

Asuransi, Dana Pensiun, dan Fintech Bertumbuh

Industri asuransi membukukan total aset Rp1.214,82 triliun atau tumbuh hampir 6 persen yoy. Dana pensiun mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 11,21 persen yoy menjadi Rp1.686,11 triliun.

Sementara itu, pembiayaan melalui fintech peer-to-peer lending tumbuh 25,52 persen yoy menjadi Rp98,54 triliun dengan tingkat risiko kredit yang tetap terkendali.

Transaksi aset kripto juga tetap aktif dengan jumlah konsumen mencapai 20,7 juta, meski nilai transaksi bulanan mengalami koreksi seiring tren harga global.

Penguatan Pengawasan dan Penegakan Hukum

OJK terus memperkuat integritas industri melalui langkah pengawasan dan penegakan hukum. Sepanjang Februari 2026, OJK mengenakan denda pelanggaran pasar modal sebesar Rp23,6 miliar.

Selain itu, OJK memblokir sekitar 32 ribu rekening yang terindikasi terkait judi online, menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal, serta memblokir dana korban penipuan digital sebesar Rp566 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp167 miliar telah berhasil dikembalikan kepada korban.

Fokus 2026: Stabilitas dan Reformasi

Memasuki 2026, OJK akan melanjutkan reformasi struktural pasar modal, memperkuat transparansi kepemilikan saham, mendorong inovasi teknologi keuangan termasuk fintech dan kripto, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

OJK menegaskan bahwa meskipun tantangan global masih membayangi, fondasi sektor jasa keuangan Indonesia dinilai cukup kuat untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026.

“Stabilitas terjaga, integritas diperkuat, dan inklusi keuangan terus diperluas,” demikian pernyataan OJK.

Sumber: Siaran Pers OJK
Editor: Tim Redaksi

Terpopuler

Apri Wilianto Nilai HIPMI Banjarbaru Punya Potensi Besar
Apri Wilianto Nilai HIPMI Banjarbaru Punya Potensi Besar
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Hasil Penelitian Temukan Sertifikat Berada di Luar Garis Pantai, Kementerian ATR/BPN Akan Lakukan Proses Pembatalan

Bank Muamalat Perluas Penetrasi Bisnis di Aceh

Dorong Percepatan Ekonomi di Bumi Sanggam, Wirawati Catur Panca Gelar Pelatihan UMKM di Era Digital

Pemkab Balangan Tinjau Ulang APBD 2025, BPKP Kalsel Beri Bimbingan Pengelolaan Anggaran

Bupati Serahkan CSR PT BRE, Support Kegiatan Tapin Art Festival

Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3 Mudik, Pastikan Awak Angkutan Sehat demi Mudik Aman

Pertamina Enduro Gelar Lomba Mewarnai untuk Siswa SD, Pemenang Berkesempatan Nonton MotoGP Mandalika

Setahun Jalan, Program MBG Jadi Simbol Perbaikan Gizi Nasional di Era Prabowo-Gibran

Rakernis Ditjen Pentag Tahun 2024: Merefleksi Capaian Reforma Agraria

Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Undang-Undang yang Membolehkan Privatisasi Pulau di Indonesia

TAGGED:JAKARTAojkOJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian GlobalOtoritas Jasa Keuangan
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Kaltim Siap Jadi Tuan Rumah Piala AFF 2026, Gubernur Harum: Dukung Seribu Persen
Next Article Wujudkan Tabalong Smart, Bupati Tabalong Siapkan Beasiswa ke Mesir dan Yaman

Latest News

KORMI Banjarmasin
Pengurus KORMI Banjarmasin 2026-2030 Resmi Dikukuhkan
KALIMANTAN SELATAN Mei 9, 2026
menanam
Diguyur Hujan, Aksi Tanam Pohon dan Program “Desa Menanam” Tetap Dimulai di Tanah Laut
KALIMANTAN SELATAN Mei 8, 2026
25 tahun
Gubernur Kalteng Apresiasi Pengabdian 25 Tahun Uskup Mgr Aloysius di Bumi Tambun Bungai
KALIMANTAN TENGAH Mei 8, 2026
distribusi
Solar Langka, Distribusi Bahan Pokok di Banjarmasin Terancam Terganggu
KALIMANTAN SELATAN Mei 8, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?