lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Rapat Koordinasi Usulan Kebutuhan dan Jenis Jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran (TA) 2026 di Aula BPKAD Tabalong, Kamis (26/03/2026).
Dalam paparannya, Plt. Kepala BKPSDM Tabalong, Fauzan, menyampaikan bahwa usulan kebutuhan ASN TA 2026 baik CPNS maupun PPPK di seluruh SKPD hingga kecamatan sebanyak 1.620 orang.
Usulan ini terdiri dari jabatan teknis yang masing-masing CPNS 532 orang dan PPPK 414 orang dengan total 946 orang.
Kemudian, jabatan tenaga kesehatan terdiri dari 254 CPNS dan 174 PPPK dengan total 428 orang serta jabatan guru terdiri dari 68 CPNS dan 178 PPPK.
“Sementara yang pensiun menurut data di tahun 2026 ini hanya sekitar 165 orang. Jadi kalau persentase sekitar 10 persen maksimal untuk mengusulkan kebutuhan CASN tahun 2026,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala BPKAD Tabalong, Husin Ansari, mengatakan total belanja pegawai pada 2025 mencapai Rp945 miliar dengan persentase 26 persen dari APBD 2025 Rp3,5 triliun.
“Tahun ini total belanja kita Rp899,4 miliar yang secara porsi belanja pegawai di angka 29 persen dari total pagu Rp2,6 triliun untuk belanjanya dan total APBD lebih dari itu,” katanya.
Dijelaskannya, penambahan CASN 2026 untuk mengisi posisi ASN yang akan memasuki masa pensiun tidak akan mempengaruhi keuangan daerah.
“Tetapi kalau lebih dari itu, kemungkinan kita akan jebol di atas 30 persen untuk anggaran belanja pegawai,” jelas Husin.
Sementara itu, Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, yang hadir melalui daring meminta dalam penerimaan CASN 2026 berdasarkan kebutuhan riil dalam rangka mendukung tujuh program prioritas.
“Kami melihat kebutuhan riil kita adalah tenaga teknis baik pelayanan dasar, keuangan, dan perpajakan. Jadi ini yang harus diperkuat,” pintanya.
Editor: Rizki


