lenterakalimantan.com, JAKARTA – Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Digital dan Sustainability, Dahlan Dahi, menyatakan bahwa gagasan pembentukan dana jurnalisme telah melalui proses panjang sejak pertengahan 2025.
Hal itu disampaikan dalam Uji Publik Draft Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (30/3/2026) kemarin. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat ekosistem pers nasional di tengah tekanan industri media yang semakin kompleks.
Dahlan menjelaskan, ide dana jurnalisme pertama kali muncul dalam lokakarya pada 25 Juli 2025, tidak lama setelah terbentuknya kepengurusan Dewan Pers periode terbaru. Menurut dia, saat ini terjadi perubahan paradigma dalam tubuh Dewan Pers.
“Dewan Pers periode ini mulai memandang dirinya sebagai lembaga yang menata ekosistem, bukan hanya urusan jurnalistik semata,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dewan Pers kini tidak hanya berfokus pada penegakan kode etik dan penyelesaian sengketa pers, tetapi juga berperan dalam memperkuat keberlanjutan industri media secara menyeluruh.
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Dewan Pers membentuk Komisi Digital dan Keberlanjutan yang menangani isu-isu industri media, termasuk inisiatif dana jurnalisme sebagai salah satu fokus utama.
Dalam penyusunannya, konsep dana jurnalisme didukung berbagai kajian dari sejumlah pihak, termasuk lembaga penelitian P2 Media yang mengkaji praktik serupa di berbagai negara. Hasil kajian tersebut kemudian dibahas bersama para konstituen sebelum dirumuskan menjadi rancangan peraturan.
Saat ini, rancangan pedoman dana jurnalisme telah memasuki tahap pembahasan keempat. Uji publik dilakukan untuk menghimpun masukan dari akademisi, praktisi media, serta pemangku kepentingan lainnya.
Dahlan menargetkan, setelah uji publik dan penyempurnaan, Dewan Pers dapat menetapkan pedoman tersebut melalui rapat pleno. Selanjutnya, akan dibentuk tim khusus untuk mengelola dana jurnalisme yang diperkirakan mulai beroperasi dalam waktu sekitar tiga bulan.
Ia berharap dana jurnalisme dapat mulai memberikan dampak nyata bagi ekosistem media pada akhir 2026.


