lenterakalimantan.com, TANJUNG – Dengan pendekatan yang hangat dan penuh kepedulian, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabalong melaksanakan kegiatan Penerangan Keliling (Penling) dengan menyapa langsung para pengguna jalan, sekaligus mengedukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas, Selasa (31/03/2026) pagi.
Pelaksanaan Penling tersebut berlangsung di simpang depan Mako Polres Tabalong, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.
Dalam suasana yang humanis dan penuh keakraban, para personel Satlantas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dengan senyum dan sapaan, petugas mengingatkan pengendara untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak melawan arus, serta melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih disiplin serta saling menghargai sesama pengguna jalan. Pesan sederhana namun bermakna ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap orang lain.
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif Satlantas Polres Tabalong dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan.
Dengan pendekatan persuasif dan edukatif, diharapkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas semakin meningkat.
Untuk memperluas jangkauan penyampaian pesan, petugas juga memanfaatkan spanduk, hand banner, serta mobil penerangan keliling yang dilengkapi pengeras suara, sehingga imbauan keselamatan dapat tersampaikan dengan jelas kepada para pengguna jalan.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas Polres Tabalong, IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa pendekatan humanis menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Dengan cara ini, diharapkan pesan keselamatan dapat lebih diterima dan dipahami, sehingga masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dapat terwujud di wilayah Kabupaten Tabalong.
Editor: Rizki


