lenterakalimantan.com, TANJUNG – Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, secara resmi membuka program pelatihan Jikamaka 2026 di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Kamis (2/4/2026).
Program ini menjadi salah satu pilar strategis Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif dan siap bersaing di dunia kerja.
Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Haji Fani menekankan pentingnya penguasaan soft skill dan hard skill bagi generasi muda sebelum terjun ke dunia kerja yang penuh tantangan.
“Jika kedua aspek itu sudah dikuasai, saya yakin putra-putri Tabalong tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain di daerahnya sendiri,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung, mulai dari program 15 ribu tenaga terampil hingga akses permodalan melalui kredit berbunga nol persen bagi pelaku UMKM dan petani.
“Inilah strategi besar kita. Saya minta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sungguh-sungguh,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Jikamaka, Awiek Hadi Widodo, melaporkan tingginya antusiasme peserta pada pelatihan tahun ini. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.250 orang telah mendaftar secara daring, dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.
Para peserta akan mengikuti berbagai bidang keahlian, di antaranya komputer, mekanik alat berat, operator ekskavator, desain grafis, pengelasan (3G dan 4G), menjahit, hingga aplikasi perkantoran.
“Program ini telah terbukti efektif. Dari pelatihan tahun 2025, sebanyak 264 alumni terserap di dunia kerja, sementara 48 kelompok lainnya berhasil merintis usaha mandiri,” jelas Awiek.
Editor: Muhammad Tamyiz


