lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Barito Utara menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Gedung Balai Antang, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Hj. Mery Rukaini, Wakil Ketua II Hj. Henny Rosgiaty Rusli, serta sejumlah anggota DPRD. Turut hadir Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang terintegrasi mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Ia meminta seluruh usulan disusun berdasarkan skala prioritas agar program yang dijalankan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Pada sesi diskusi, DPRD menyampaikan sejumlah masukan strategis. Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, menyoroti rencana pembangunan Jembatan Lahei. Ia mengusulkan agar lokasi pembangunan ditempatkan di titik tengah antara Kecamatan Lahei dan Lahei Barat guna meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, anggota DPRD H. Taufik bersama Hasrat mendorong percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK). Menurut mereka, langkah tersebut diperlukan karena masih terdapat rencana pembangunan yang berada di kawasan berstatus hutan produksi sehingga perlu penyesuaian regulasi.
Di sektor pelayanan dasar, H. Taufik juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Ia meminta agar praktik pungutan di sekolah dapat dihilangkan serta mendorong penambahan fasilitas kesehatan dan tenaga medis, khususnya di wilayah terpencil.
Ketua DPRD Barito Utara, Hj. Mery Rukaini, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. DPRD, kata dia, akan terus mengawal hasil Musrenbang hingga tahap penganggaran.
“DPRD berkomitmen memastikan setiap program yang direncanakan dapat direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui forum ini, diharapkan RKPD Tahun 2027 mampu menjadi dasar pembangunan yang terarah, berkelanjutan, serta mendorong pemerataan di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.
Editor : Tim Redaksi


