lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus berupaya mengatasi berbagai kendala dalam penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), salah satu program prioritas daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bersama relawan dari pendamping desa yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (17/4/2026).
Rapat ini dibuka oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa program KHBS merupakan instrumen penting pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
“Melalui KHBS, Gubernur menginginkan adanya perhatian yang lebih nyata dari pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam memastikan bantuan dapat tepat sasaran,” ujarnya.
Namun demikian, Linae mengakui bahwa proses penyaluran kartu masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satu persoalan utama adalah keterbatasan tenaga relawan yang membantu distribusi, padahal tahap penyaluran kartu menjadi langkah awal sebelum masyarakat menerima berbagai bantuan lanjutan.
“Masih ada beberapa wilayah yang mengalami hambatan dalam penyaluran. Salah satunya karena kurangnya relawan. Untuk teknis pelaksanaannya nanti akan dijelaskan lebih lanjut oleh Dinas Sosial bersama perangkat daerah terkait,” jelasnya.
Relawan Dilibatkan untuk Distribusi KHBS
Sebagai solusi, Pemprov Kalteng menggandeng relawan dari pendamping desa untuk memperkuat proses distribusi. Keterlibatan mereka dinilai strategis karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat di tingkat desa.
Atas dukungan tersebut, Linae menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang telah memberikan izin kepada para pendamping desa untuk terlibat dalam program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Desa yang telah mendukung partisipasi para pendamping desa dalam membantu penyaluran KHBS. Ini adalah kerja kolaboratif yang sangat berarti,” ucapnya.
Ia pun berharap para relawan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, meskipun peran tersebut merupakan tambahan dari tugas utama mereka.
“Ini adalah tugas mulia. Kami berharap dapat dilaksanakan dengan baik demi membantu masyarakat yang membutuhkan. Jika ada hal yang perlu didiskusikan, silakan disampaikan dalam forum ini,” katanya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemprov Kalteng optimistis penyaluran KHBS dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh masyarakat yang berhak menerima manfaat program tersebut.
Editor:Rizki


