lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar upacara gabungan untuk memperingati tiga momentum nasional sekaligus, yakni Hari Lahir Pancasila, Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), serta HUT ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Selasa (2/6/2026).
Upacara yang berlangsung di Halaman Pendopo Bersinar, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak itu dipimpin Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, dan diikuti unsur TNI/Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, serta pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Tabalong.
Dalam amanatnya, Habib Taufani Alkaf menekankan bahwa ketiga momentum tersebut memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
“Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita pada lahirnya Budi Utomo tahun 1908 sebagai tonggak perjuangan intelektual. Sementara Hari Lahir Pancasila menjadi dasar arah perjuangan bangsa,” ujarnya.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, ia menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai landasan moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk di era transformasi digital.
Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa melalui penguatan pendidikan, kesehatan, dan karakter.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menyiapkan generasi penerus yang unggul dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Mari kita lawan intoleransi, radikalisme, dan disinformasi yang dapat mengganggu persatuan,” tegasnya.
Pengingat Sejarah Perjuangan Rakyat Kalimantan
Selain itu, peringatan HUT ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan menjadi pengingat pentingnya sejarah perjuangan masyarakat Kalimantan dalam mempertahankan kedaulatan.
“Momentum ini harus memperkuat komitmen kebangsaan kita. Indonesia kuat karena persatuan, kokoh karena nilai Pancasila, dan maju karena kualitas sumber daya manusianya,” pungkasnya.
Upacara berlangsung khidmat sebagai wujud penghormatan terhadap nilai sejarah dan semangat kebangsaan.
Editor: Rizki


