lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan melakukan groundbreaking pembangunan sumur bor di Desa Limamar, Kabupaten Banjar, Rabu (17/6/2026).
Pembangunan sumur bor merupakan bagian dari bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus upaya membantu masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya saat musim kemarau.
Desa Limamar dipilih karena menjadi salah satu wilayah yang kerap menghadapi persoalan ketersediaan air akibat terbatasnya akses jaringan distribusi air bersih.
Yudha mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya membantu mengatasi persoalan yang dihadapi warga.
“Lokasi ini dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat. Saat musim kemarau, warga sering kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga pengeboran sumur ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang,” ujarnya.
Ia menjelaskan program serupa juga akan dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Kalimantan Selatan yang memiliki permasalahan serupa terkait ketersediaan air bersih.
“Kami berharap sumur bor ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dan mempermudah akses terhadap air bersih,” katanya.
Solusi dari Krisis Air Bersih
Sementara itu, Pembakal Desa Limamar, Syaiful Akrabin, menyambut baik pembangunan sumur bor tersebut. Ia mengaku persoalan air bersih telah lama menjadi keluhan warga, terutama saat musim kemarau.
Menurutnya, tidak sedikit warga yang harus menghemat penggunaan air karena pasokan yang terbatas setiap harinya.
“Alhamdulillah, pengerjaan sumur bor akhirnya bisa dimulai. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Polda Kalsel atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Limamar,” ucapnya.
Syaiful berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat menjadi solusi atas kebutuhan air bersih warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa setempat.
Editor: Rizki


