lenterakalimantan.com, TAMIANG LAYANG – Harga gas elpiji 3 kilogram di Desa Magantis, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, sempat melonjak hingga Rp55 ribu per tabung di tingkat pengecer.
Menyikapi keluhan warga, Bhabinkamtibmas Desa Magantis bersama aparatur desa langsung melakukan pemantauan ke pangkalan dan kios pengecer, Kamis (30/7/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait harga elpiji subsidi yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya berkisar Rp16 ribu hingga Rp22 ribu per tabung.
Bhabinkamtibmas Desa Magantis, Brigpol Finarsih, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman serta distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, pengawasan juga bertujuan mencegah penimbunan, penyalahgunaan, maupun distribusi ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.
Petugas turut mengimbau agen dan pengecer agar mematuhi aturan penyaluran LPG subsidi serta tidak menjual di atas HET.
Kapolsek Dusun Timur, Ipda Sulkhan Sururi, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar distribusi LPG subsidi tepat sasaran.
“Kami akan terus memantau agar tidak terjadi penimbunan atau penyalahgunaan, serta memastikan harga tetap sesuai ketentuan. Intinya, masyarakat jangan sampai dirugikan,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Magantis terpantau aman dan kondusif. Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan indikasi pelanggaran distribusi LPG subsidi.
Editor: Rizki


