lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Ratusan pelajar yang tergabung dalam Forum Anak Daerah (FAD) se-Kecamatan di Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengikuti Jambore FAD bertajuk “CAKRA LAUT” yang digelar pada 27–29 Juli 2026 di Sinar Hotel Pelaihari.
Kegiatan ini menjadi ajang penguatan peran anak sebagai pelopor dan pelapor, khususnya dalam mencegah perundungan (bullying) dan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.
Mengusung tema “Cari Kreativitas, Asah Potensi, Lahirkan Generasi Unggul dan Beridentitas”, jambore diikuti oleh peserta dari jenjang SMP hingga SMA. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan Pengurus Forum Anak Daerah Kabupaten Tanah Laut di Aula Sarantang Saruntung, Senin (27/7/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut, Maria Ulfah, mengapresiasi antusiasme peserta dari seluruh kecamatan.
Menurutnya, anak-anak Tanah Laut memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan generasi muda dari daerah lain.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga dengan antusiasme seluruh anak-anak Tanah Laut yang hadir. Anak-anak daerah ini tidak kalah bersaing dengan anak-anak dari luar,” ujarnya.
Maria menegaskan bahwa FAD harus menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekitarnya, sekaligus berperan aktif dalam melaporkan kasus perundungan maupun kekerasan terhadap anak.
Ia juga mendorong sinergi antara FAD dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dalam memberikan edukasi kepada remaja, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan pencegahan perkawinan anak.
Selain itu, ia mengajak pihak sekolah untuk memberikan ruang partisipasi kepada siswa dalam menyusun tata tertib melalui kesepakatan bersama.
“Libatkan anak-anak dalam menyusun aturan di sekolah. Kita sebagai orang dewasa juga perlu mengoreksi diri sebelum memberikan sanksi kepada anak,” tegasnya.
Melalui Jambore “CAKRA LAUT”, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap lahir generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi anak.
Editor: Rizki


