lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengapresiasi kerja sama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Saidi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan Pemerintah Kabupaten Banjar di Aula Barakat Martapura, Senin (24/8/26).
Menurutnya, kelancaran berbagai kegiatan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antarperangkat daerah. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan, khususnya dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Saidi turut menyoroti pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan. Ia meminta setiap pekerjaan dilakukan sesuai prosedur dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketelitian agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Salah satunya pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Gambut. Saidi menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengerjaan proyek, terlebih pembangunan fasilitas kesehatan berkaitan langsung dengan peningkatan akses dan kualitas pelayanan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur harus sesuai prosedur dan kita perlu berhati-hati dalam pelaksanaannya. Jangan sampai ada persoalan di kemudian hari,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Saidi juga meminta perhatian terhadap penataan dan pemeliharaan fasilitas publik, terutama taman dan ruang terbuka hijau.
Ia menginstruksikan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKP LH), Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga Taman CBS agar tetap tertata, tertib dan aman digunakan masyarakat.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melaporkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Martapura Barat dan Gambut menjadi wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla. Kedua wilayah tersebut dipersiapkan sebagai lokasi posko induk pemadaman yang nantinya diperkuat melalui kolaborasi lintas SKPD bersama TNI dan Polri.
BPBD juga menyampaikan rencana pengadaan bantuan hibah berupa kendaraan motor trail, pompa, alat pelindung diri (APD), kolam air serta sejumlah peralatan portable untuk mendukung relawan dalam penanganan karhutla.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan melaporkan sejumlah sekolah yang terdampak kabut asap akibat karhutla tengah dipersiapkan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Kecamatan Cintapuri Darussalam dan Sungai Tabuk menjadi beberapa wilayah yang telah mengajukan permohonan PJJ sebagai langkah antisipasi. Kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik selama kondisi udara belum mendukung pembelajaran tatap muka secara optimal.
Dalam rakor tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) juga melaporkan perkembangan Koperasi Desa yang ditargetkan mulai beroperasi pada September mendatang.
Dalam laporan itu, alokasi anggaran untuk Koperasi Desa disebut mencapai sekitar Rp3 miliar.


