lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan.
Upaya tersebut ditandai dengan Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla dan Kekeringan yang digelar di halaman Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Rabu (19/8/2026).
Apel dipimpin Bupati Tabalong HM Noor Rifani, dengan Pasi Ops Kodim 1008/Tabalong Kapten Inf Dwi Prayitno sebagai komandan apel. Kegiatan diikuti personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah desa dan kelurahan, dunia usaha, serta unsur terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati HM Noor Rifani mengatakan Karhutla dan kekeringan dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, sektor pertanian, hingga aktivitas masyarakat.
“Untuk itu kita tidak boleh menunggu bencana terjadi baru kemudian bertindak. Pencegahan dan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak awal,” tegasnya.
Ia meminta seluruh jajaran terkait meningkatkan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain Karhutla, HM Noor Rifani mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kekeringan, terutama dalam menjaga ketersediaan air dan menggunakannya secara bijak.
“Wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air perlu dipantau dan disiapkan langkah penanganannya,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan sinergi seluruh pihak, tidak hanya mengandalkan pemerintah daerah.
“Penanganan bencana tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Manggala Agni, KPH, Basarnas, dunia usaha, pemerintah desa dan kelurahan, relawan, organisasi masyarakat, hingga seluruh masyarakat,” katanya.
HM Noor Rifani berharap seluruh unsur yang terlibat memahami tugas dan perannya masing-masing, sekaligus memastikan kesiapan personel, peralatan, sarana pendukung, serta komunikasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Dengan kesiapsiagaan yang baik, koordinasi yang kuat dan kepedulian masyarakat, kita dapat meminimalkan risiko serta dampak bencana di Kabupaten Tabalong,” tutupnya.
Polres Siap Perkuat Pencegahan
Sementara itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo mengatakan, Polres Tabalong siap mendukung langkah Pemkab Tabalong dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla serta kekeringan.
“Polres Tabalong bersama seluruh jajaran siap bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, dunia usaha, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla dan kekeringan,” tegasnya.
Ia mengatakan, pencegahan menjadi langkah penting dalam menghadapi potensi bencana. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli dan pemantauan wilayah, pemberian imbauan kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi apabila ditemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tabalong untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, menghemat penggunaan air dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya,” ucapnya.
Polres Tabalong juga mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan agar potensi bencana dapat dicegah sedini mungkin dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
Apel tersebut melibatkan personel Kodim 1008 Tabalong, Polres Tabalong, Batalyon C Pelopor Tanjung, Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Tabalong, BPBD, Damkar Pemkab Tabalong, perwakilan pemerintah desa se-Kabupaten Tabalong, PMI, gabungan SKPD, Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS), serta Emergency Response Team (ERT) perusahaan swasta.
Turut hadir Ketua DPRD Tabalong Riza Fahlipi, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, unsur Forkopimda, Kepala BPBD Tabalong Haris Fakhrozi, kepala SKPD di lingkungan Pemkab Tabalong, Danyon C Pelopor Brimob Tanjung Kompol I Wayan Eka Wijaya, pimpinan perusahaan, Forkopimca, serta para lurah dan kepala desa se-Kabupaten Tabalong.


