lenterakalimantan.com, TANJUNG – Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani menyerahkan bantuan masker kepada seluruh camat se-Kabupaten Tabalong di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang digelar oleh BPBD Tabalong ini juga dirangkai dengan penyerahan santunan duka cita kepada ahli waris relawan Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS), serta penandatanganan kerja sama antara PT United Tractors Tbk dan UPBS BARA terkait Program Kampung Tangguh Bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, mengatakan penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus bergerak bersama. Hari ini kita perlihatkan bagaimana pemerintah hadir, didukung pelaku usaha dan komunitas masyarakat hingga ke tingkat UPBS,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanpa kolaborasi yang kuat, penanganan bencana di lapangan akan menghadapi berbagai kendala.
“Kami harapkan langkah ini dapat menjadi stimulan awal atau embrio bagi kemitraan penanggulangan bencana yang lebih luas di Kabupaten Tabalong,” katanya.
Baca juga: Pemkab Tabalong Kucurkan Bantuan Keuangan Parpol Rp1,38 Miliar
Sementara itu, Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani menjelaskan bantuan masker diberikan untuk mendukung masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, seperti petani, pekebun hortikultura, hingga pelajar.
“Saya kira inilah yang kita perlukan, pentahelix, berkolaborasi, bersinergi, dan bekerja sama untuk membangun Tabalong, karena daerah ini milik kita bersama,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Tabalong juga menyerahkan santunan kepada ahli waris anggota UPBS sebagai bentuk jaminan perlindungan sosial bagi relawan kemanusiaan.
“Asuransi ini memang tidak kita kehendaki untuk dipakai, tetapi harus kita lakukan untuk memastikan keluarga dan ahli waris tetap dapat melanjutkan kehidupan,” tegasnya.
Untuk memberikan kepastian perlindungan saat bertugas, pemerintah daerah juga memfasilitasi pendaftaran anggota UPBS ke program BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini, sebanyak 330 anggota telah terdaftar, dan pemerintah berkomitmen untuk mendaftarkan seluruh anggota secara bertahap.
“Ini langkah preventif pemerintah untuk memastikan kawan-kawan UPBS mendapat jaminan, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran saat melaksanakan tugas kemanusiaan,” pungkasnya.
Editor: Rizki


