lenterakalimantan.com, TAMIANG LAYANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan, termasuk di Kabupaten Barito Timur.
Tercatat, sebanyak 27 desa di sembilan kecamatan di wilayah tersebut mengalami dampak kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, Pemprov Kalteng menggandeng Perumda Air Minum Tirta Janang, Relawan Gang Bakti (RGB-33), serta sejumlah pihak lainnya dengan menggunakan mobil tangki air bersih.
Salah satu titik distribusi bantuan berada di Desa Rodok, Kecamatan Dusun Tengah, yang pada Rabu (9/9/2026) kembali menerima suplai air bersih.
“Kemarin sudah disalurkan, dan hari ini kembali dilanjutkan sesuai petunjuk. Total ada 10.000 liter air yang dibagikan,” ujar Kepala Desa Rodok, Jaro Lelond Tuah, saat berada di lokasi pembagian air.
Baca juga: DP3AKB dan TP PKK Bartim Gelar Talkshow dan Aneka Lomba Kreatif
Penyaluran air bersih tersebut disambut antusias oleh warga. Mereka tampak tertib mengantre di depan kantor desa dengan membawa jeriken berbagai ukuran untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Warga mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah kondisi kekeringan yang melanda. Meski sempat turun hujan, air di lingkungan mereka belum bisa digunakan untuk kebutuhan konsumsi.
“Airnya belum bisa langsung dipakai untuk minum, jadi tetap harus direbus. Bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar sejumlah warga.
Berdasarkan data yang dihimpun, hingga awal September 2026, total distribusi air bersih oleh Pemprov Kalteng ke berbagai kabupaten/kota yang terdampak kekeringan telah mencapai lebih dari 635.000 liter.
Editor: Rizki


