lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung ke Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Jumat (18/9/2026), untuk memastikan warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat perhatian.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyalurkan 300 paket sembako serta menyerahkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 700 warga.
Penyaluran bantuan berlangsung di kediaman warga, Heri Purwanto, di Jalan Majapahit Nomor 9. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lisda Arriyana, Lurah Kalampangan Yunita Martina, serta kepala perangkat daerah.
Agustiar menegaskan, pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi dampak karhutla.
“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak karhutla merasa tidak diperhatikan. Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran langsung pemerintah menjadi bentuk komitmen agar warga tidak menghadapi situasi tersebut sendirian. Bantuan yang diberikan juga bukan semata-mata soal nilai, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan.
Ia menjelaskan, KHBS merupakan program prioritas Pemprov Kalteng yang mencakup bantuan tunai, pangan, pendidikan, kesehatan, hingga jaminan sosial. Penyalurannya dilakukan melalui pendataan bersama pemerintah daerah hingga tingkat kelurahan agar tepat sasaran.
Bukti Perhatian Pemprov Kalteng kepada Warga Terdampak
Sementara itu, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menyebut kehadiran Gubernur secara langsung menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kondisi warga di lapangan.
“Beliau tidak hanya menerima laporan, tetapi turun langsung untuk melihat kondisi dan berdialog dengan masyarakat,” katanya.
Linae juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah karhutla, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di musim kemarau.
Selain sembako dan KHBS, pemerintah juga menyalurkan bantuan air bersih, air minum, vitamin, serta masker. Warga diimbau untuk tetap menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan asap.
Melalui langkah ini, Pemprov Kalteng berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap mendapat dukungan, sekaligus mendorong peran aktif warga dalam menjaga lingkungan.
Editor: Rizki


