lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Rencana pemekaran Kecamatan Mantangai menjadi tiga kecamatan mendapat dukungan dari Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal, S.STP., M.PA., dan Ketua TP PKK Kecamatan Bataguh, Badriah, S.Sos. Pemekaran tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan pemerintahan dan mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Rencana itu disampaikan Bupati Kapuas H. M. Wiyatno saat meresmikan kantor baru Kelurahan Pulau Kupang di Jalan Pematang Sawah, Kecamatan Bataguh, Kamis (10/9/2026). Jika terealisasi, pemekaran tersebut akan menambah jumlah kecamatan di Kabupaten Kapuas dari 17 menjadi 19 kecamatan.
Wiyatno menjelaskan, proses pemekaran saat ini masih berjalan di Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya, penataan wilayah diperlukan mengingat luas Kabupaten Kapuas dan kondisi geografis yang membuat sejumlah desa memiliki akses cukup jauh dari pusat pemerintahan.
Salah satu wilayah yang menghadapi kendala akses adalah Desa Bukit Batu. Kondisi geografis di kawasan tersebut membuat perjalanan menuju wilayah tertentu harus melewati Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.
“Insya Allah, tahun 2027 kantornya mulai kita bangun,” ujar Wiyatno, merujuk pada rencana pembangunan kantor kecamatan hasil pemekaran.
Selain penataan wilayah administrasi, Wiyatno memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan pemerintah daerah. Program tersebut mencakup pembukaan akses permukiman melalui Jalan Sulawesi dan Jalan Kalimantan, pembangunan Waterfront City, serta program unggulan Rp1 miliar untuk setiap desa.
Ia menegaskan, pemerataan pembangunan tidak selalu berarti pemberian anggaran dengan jumlah yang sama kepada seluruh desa. Pemerintah daerah membuka peluang peningkatan dukungan anggaran bagi desa yang membutuhkan penanganan khusus, terutama yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pemerintahan.
“Adil itu tidak harus sama. Ada desa yang kemungkinan akan diberikan dana Rp2 miliar atau Rp3 miliar untuk desa yang perlu penanganan khusus, seperti keterbatasan sarana prasarana, jalan, dan kantor pemerintahan,” tegasnya.
Wiyatno juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Kapuas dapat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah pada 2029 mendatang. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan berbagai fasilitas, termasuk gelanggang olahraga, Waterfront City, penataan dan pelebaran jalan, pembangunan Simpang Camuh, serta peningkatan sarana ibadah dan fasilitas rumah sakit.
Dukungan terhadap pemekaran wilayah dan berbagai program pembangunan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Sumber : hmkmf


