lenterakalimantan.com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Aulia Oktafiandi beserta beberapa jajaran pemkab HST diantaranya Pj. Sekda, Plt. Inspektur, kepala BPKAD, kepala Bappelitbangda dan beberapa pejabat eselon III Bidang Perencanaan, Pengawasan dan Anggaran mengikuti Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang langsung kepala perwakilan BPKP Provinsi Kalsel bertempat di hotel Hilton Bali, Senin (7/3/22).
FGD ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi terhadap perencanaan dan anggaran Pemerintah Daerah Kab. HST tahun 2022.
Dalam sambutannya sekaligus membuka FGD, Bupati Hulu Sungai Tengah H Aulia Oktafiandi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Rudy M. Harahap yg bersedia berhadir secara langsung untuk memberikan materi dalam FGD ini.
“FGD ini secara khusus kami undang Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan arahan dan materi sehingga para Pejabat Bidang Perencanaan, Anggaran dan Pengawasan dapat secara langsung berdiskusi, meminta arahan dan pembelajaran pengelolaan keuangan di Kab. Hulu Sungai Tengah langsung kepada ahlinya,” Ucapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan dalam penyampaian materinya mengharapkan kepada para pejabat khususny eselon 2 harus berani berinovasi dan mengambil resiko dalam pengelolaan keuangan agar terjadi peningkatan kualitas pengelolaan anggaran yang ada.
Ditambahkannya, dalam Kontrol Keuangan dan anggaran itu dapat diibaratkan seperti kita mengontrol atau mengemudikan mobil. Harus menguasai teori gas dan rem. Saat ini banyak Pejabat Perencanaan dan Keuangan yang kontrol anggarannya hanya menggunakan fungsi rem, membatasi anggaran-anggaran yang ada.
“Ibarat mobil, ketika kita mau menanjak, kita harus berani menginjak gas, dengan kata lain pengelolaan keuangan juga harus begitu untuk peningkatan kualitasnya, kepada para pejabat di HST saya harap berani untuk mengambil resiko itu. Untuk injak gas tersebut, yang perlu kita kuasai adalah bagaimana cara kita dalam manajemen resiko tersebut,” Jelasnya.
Sementara dalam kesempatan lain, Pj. Sekda Hulu Sungai Tengah, M. Yani menyatakan kegiatan ini dilaksanakan di Bali karena setelah acara FGD ini, pada hari Selasa dilanjutkan dengan kunjungan sebagai penjajakan awal rencana kerjasama Pemkab HST dengan Yayasan Mudfish No Plastic Bali di bidang pengurangan sampah plastik serta rencana pembukaan galeri seni dan UMKM HST di provinsi Bali dengan target pasar lokal maupun Internasional.
Hal ini menunjukkan komitmen pemkab HST dalam pengelolaan keuangan yang juga berorientasi dan inovasi ke kancah nasional dan internasional.


