lenterakalimantan.com, BARABAI – Aspirasi para pedagang agar ada Pasar Ramadhan akhirnya direalisasikan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Diketahui, Pemkab HST membangun Pasar Ramadhan di kawasan Pasar Keramat Barabai.
Pantauan media dilapangan, Kamis (31/3/2022), pekerja membangun petak-petak untuk tempat berjualan.
Mereka mengatakan, menyelesaikan pembangunan siang dan malam karena hanya diberi waktu lima hari dengan target selesai Jum’at (1/4).
“Biasanya diberi waktu satu minggu menjelang hari H Ramadhan,” Kata para pekerja.
Sementara itu, Ketua Persatuan Pedagang Pasar Ramadan ( PPPR Barabai ), Taspudin, berterima kasih kepada Pemkab HST atas kebijakannya memfasilitasi Pasar Ramadan setelah dua tahun tidak ada karena pandemi.
“Kami para pedagang siap menaati protokol kesehatan,” Janji Taspudin, didampingi pedagang lainnya.
Dijelaskan, untuk pembangunan, diserahkan ke pihak PPPR Barabai dengan biaya pemerintah daerah. Ada 100 petak yang dibangun.
Pengaturan tempat berjualan, kata Taspudin, dilakukan dengan sistem undian agar adil. Sewa per petak masih harga lama, yakni Rp 400 ribu.
“Walaupun harga bahan bangunannya naik, tapi di sini pemerintah daerah tidak mengambil keuntungan karena sifatnya membantu memfasilitasi,” Imbuhnya.
Para pedagang pun menyatakan bakal menyemarakkan Pasar Ramadan dengan menu-menu khas kuliner lokal, sayur pecel banjar, bingka barandam, bingka kentang, aneka kue basah dan kukiner khas lainnya.
Pedagang berharap semua yang berjualan dibpinggir-pinggir jalan ikut masuk ke Pasar Ramadan agar masyarakat yang mencari menu berbuka terpusat di Pasar Ramadan di Kota Barabai, Kabupaten HST, tersebut.
“Semoga, Ramadan kali ini makin membawa berkah, membangkitkan kembali ekonomi masyarakat. Pengujung dari luar daerah juga bisa meramaikan Pasar Ramadan tahun ini. Karena, hanya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang Pasar Ramadannya besar,” Tambah pedagang lainnya.


