lenterakalimantan.com, BARABAI – Meningkatnya volume sampah pasca lebaran Idul Fitri 1443 H sejak H+1 hingga Jum’at (6/5/2022), membuat pasukan oranye atau petugas kebersihan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tak bisa menikmati libur panjang seperti halnya para ASN dan karyawan swasta.
Mereka harus bekerja keras melakukan pemungutan sampah maupun pemilahannya.
Untuk meringankan beban tugas mereka, Dinas LHP HST mengimbau masyarakat agar turut peduli lingkungan, dengan menghindari penggunaan bahan plastik sekali pakai.
Seperti untuk air minum agar menggunakan tumbler yang dibawa saat bepergian.
Menggunakan tempat makan yang bisa dicuci dan dipakai lagi seperti piring, membawa sendiri tas belanjaan saat ke pasar tradisional, minimarket maupun pusat perbelanjaan.
Masyarakat baik di kalangan rumah tangga, maupun rumah makan/restoran dan pengelola wisata agar melakukan pemilahan sampah sebelum dibuang dengan memisahkan kantong sampah jenis organik dan nonorganik dan sampah berbahaya, untuk membantu dan memudahkan petugas kebersihan menyortir jenis sampah.
“Lebih baik lagi masyarakat kalangan rumah tangga, pemilik rumah makan atau warung makan, cafe dll setelah memilah, setorkan ke bank sampah untuk jenis sampah yang bisa didaur ulang. Sekarang sudah banyak bank sampah baik dikelola pasukan orange di bawah DLP maupun dikelola secara mandiri masyarakat,” Imbau Syafaat.
Disebutkan, Dinas LHP sudah menyediakan 31 kontainer yang disebar di Kota Barabai dan di sejumlah kota kecamatan.
Mengenai meningkatnya volume sampah, karena tingginya aktivitas masyarakat, baik dalam keluarga, ramainya kunjungan objek wisata dan rumah makan atau warung makan pascalebaran.


