lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Setelah kejadian viral di media sosial adanya kerusakan jalan poros Tambangan Ulang – Martadah, pihak Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPRP Kabupaten Tanah Laut, langsung memberikan respon turun kelapangan melakukan pemeliharaan kerusakan jalan tersebut.
Namun sayangnya Bidang Bina Marga setempat hanya bisa melakukan tambal sulam. Padahl umur jalan aspal, alternatif tembus Banjarbaru sudah hampir 5 tahun.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRP Tala Dwi Hadi Putra,ST saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, hari ini pihaknya langsung turun kelapangan melakukan perbaikan jalan Kabupaten. Rabu (15/6/2022).
Ia bilang, perbaikan jalan direncanakan akan dilakukan dari Tambang Ulang, Martadah, Kait – Kait sampai Banyu Irang.
“Kita lakukan pemeliharaan jalan dulu dengan menggunakan lapis pondasi bawah,”sebut Dwi.
Selain dilakukan tambal sulam kata dia juga dilakukan perbaikan bahu jalan yang sering tergenang air. Sementara untuk jalan dilakukan pemeliharaan dengan agregat.
Menurutnya Jalan Poros Tabang Ulang – Banyu Irang tahun 2023 sudah diusulkan untuk dilakukan perbaikan kurang lebih menelan anggaran Rp.6,5 miliar. Namun sayangnya Dwi tak merinci usulan itu kapan terealisasi.
Apakah akan ditambal sulam secara menyeluruh?. Dwi menjelaskan akan melihat anggaran.
“Tapi akan kita lihat dulu berapa dapatnya bisa perbaikan, karena kalau dilihat panjang jalan tersebut sampai 10 km dan untuk perbaikan nantinya akan dicari titik jalan yang paling parah dulu disesuaikan dengan anggaran yang ada,”Pungkasnya.
Sebelumnya, Kerusakan jalan poros Tambang Ulang – Martadah sempat
viral di media sosial, disebabkan banyak kerusakan di beberapa titik jalan.
Bahkan Masyarakat Desa Martadah beberapa hari yang lalu turun tangan kerja gotong royong menutup lobang di jalan lantaran kerap terjadi kecelakaan lakalantas sepeda motor hajar lubang jalan.


