lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Sekolah Vertical Rescue angkatan 196 yang berlangsung di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan disambut dengan guyuran hujan yang cukup deras. Kendati demikian, para peserta sekolah tersebut tetap antusias serta semangat mengikuti kelas lapangan yang diberikan oleh para instruktur.
Ketua pelaksana kegiatan, Rama Dhipayana menjelaskan, sebanyak 55 peserta dari berbagai instansi, organisasi, serta relawan yang tersebar dari berbagai daerah turut tergabung dalam sekolah itu. Kegiatan itu berlangsung dari Jum’at-Minggu, 19-21 Agustus 2022.
Ia menuturkan sekolah tersebut digelar oleh Vertical Rescue Indonesia (VRI) Regional Kalimantan Selatan (Kalsel) guna membekali wawasan serta pengalaman penyelamatan di medan terjal.
“Para peserta begitu antusias mengikuti kegiatan. Mulai dari cuaca panas hingga diguyur hujan deras tak menyurutkan semangat mereka untuk tetap berlatih,” terangnya, Senin (22/8/2022).
Dalam sekolah itu, sebanyak 5 instruktur dari Markas Komando (Mako) VRI pun turut hadir dan mengisi berbagai materi dalam kegiatan itu, termasuk Komandan Tedi Ixdiana.
Melalui Sekolah Vertical Rescue ini, pihaknya berharap segala ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat dan mempermudah dalam berkegiatan, serta merespon berbagai situasi di lapangan.
Sementara itu, Slahuddin Al-Ayubi salah satu peserta kegiatan mengungkapkan, merasa bangga ikut terlibat dalam Sekolah Vertical Rescue ini.
Menurutnya, segala materi kelas yang diberikan sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan di lapangan, terlebih merespon beberapa situasi atau insiden yang saat ini sering terjadi.
“Semoga Sekolah Vertical Rescue ini semakin masif bisa dilaksanakan agar semakin banyak lagi yang bisa belajar dan menebar manfaat dari ilmu dan pelajaran ini,” harapnya


