lenterakalimantan.com, KOTABARU – Cerita Kota Saranjana rupaya menjadi daya tarik perfilman tanah air, hal ini ditandai adanya proses pembuatan film yang tengah digarap oleh Rumah Produksi Dari Hati Film (DHF) Entertaiment guna mengangkat ke layar lebar.
Ditangan Produser Johansyah Jumberan, proses pengambilan gambar di siring laut sejak 14 Agustus lalu mendapat sambutan hangat masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan banyaknya warga sekitar yang turut dilibatkan dalam pengambilan gambar.
Dikarenakan banyaknya warga yang terlibat, spontan pengambilan berbagai adegan menjadi daya tarik pengujung siring laut maupun warga yang kebetulan melintas.
Produser Johansyah terlihat bersemangat saat berada di lokasi syuting meriung bersama warga. Ia pun tak lupa berterima kasih kepada warga Kota baru yang memberikan energi positif kepada para pemeran maupun para kru yang terlibat.
“Kalian luar biasa membuat kami semangat,” tukas pria kelahiran asal Nagara Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalsel ini.
Film yang dijadwalkan tayang perdana di bioskop pada awal tahun 2023 ini, dibintangi Adinda Azani, Luthfi Aulia, Irzan Faiq, dan Ajeng Fauziah. Sedangkan pemeran asal Kalimantan seperti Putri Intan Kasela, Gusti Gina, Mourys Sam dan Fauzi Rahman yang ikut meramaikan.
Seperti diketahui, Saranjana adalah kota ghaib dengan cerita mistisnya sebagai kerajaan kota maju yang tak kasat mata yang sudah tersebar ke seantero nusantara. Adapun Saranjana Kota Ghaib menjadi film ke lima dan menjadi film horor kedua setelah Iblis Dalam Kandungan yang juga garapan produser asal Banua Johansyah Jumberan.


