lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Puluhan nasabah melaporkan ke kantor Bank Kalsel pusat di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Saldo rekening mereka berkurang tanpa melakukan transaksi.
Pantauan media ini kebanyakan para nasabah Bank Kalsel itu adalah para ASN di lintas sektor. Duit yang raib jumlahnya bervariatif, dari Rp8,5-40 juta.
Salah satu korban Fauzan, Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Banjarmasin, merupakan salah satu nasabah Bank Kalsel yang mengalami skimming.
Awalnya mengaku sangat panik atas kehilangan dana rekeningnya yang mencapai hingga ratusan rupiah, apalagi rekening tabungan itu hanya satu-satunya yang dimiliki.
“Begitu mendengar penjelasan Bank Kalsel yang berkomitmen dan menjamin dana saya akan diganti seratus persen tentu sangat legah,” Katanya.
Hal yang sama Selvi Novita yang merupakan PNS dari RSUD Ansari Saleh juga mengaku mengalami tindak skimming.
Dana yang hilang berjumlah puluhan juta rupiah tersebut, terlapor transaksinya pada pukul lima subuh. Dengan segera, begitu dapat informasi dari teman, langsung melapor ke Bank Kalsel.
“Namun saat ini saya sudah merasa tenang dengan adanya komitmen Bank Kalsel, karena Bank Kalsel, menjamin dana diganti sepenuhnya. Pesan Saya kepada semua nasabah yang ATMnya di bobol agar segera lapor ke Bank Kalsel untuk segera ditindaklanjuti” Tuturnya.


