Lenterakalimantan, BARABAI – Respon cepat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak Kecamatan setempat turun langsung ke lapangan memantau kondisi banjir terkini di dua titik utama bantaran sungai Bumi Murakata.
Pasca hujan lebat yang mengguyur Kota Barabai dan sekitarnya pada Jumat (9/9/2022) seharian lebih mengakibatkan naiknya debit air sungai di Hantakan dan Haruyan.
Dampak hujan deras, mengakibatkan longsor yang terjadi di beberapa daerah, yang diantaranya Desa Pasting, Murung B Kecamatan Hantakan.
Disamping itu, peristiwa itu juga mengakibatkan jembatan di Desa Tilahan RT.05 terputus akibat gerusan air yang membuat pondasi longsor hingga akses jalan warga terputus.
Camat Hantakan, Sahri Ramadhan melaporkan jembatan Desa Tilahan yang terputus sudah di perbaiki bergotong royong dengan pihak BPBD, pihak Kecamatan, Pemerintah Desa serta warga masyarakat d
Desa Tilahan dengan pendanaan dari dana desa.
“Jembatan akses utama Desa Tilahan RT.05, Alhamdulillah sore sampai Maghrib Pemerintah Desa memakai sebagian dana desa bergotong-royong memperbaiki jembatan agar bisa dilalui warga untuk sementara,” ungkapnya, Sabtu (10/9/2022).
Sementara, Kalak BPBD HST H Budi Haryanto mengatakan mendapat informasi putusnya jembatan di Desa Tilahan sebagian Tim BPBD dikerahkan menuju ke Desa Tilahan untuk melihat kondisi terkini.
“Kami dari BPBD langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Hantakan untuk perbaikan jembatan yang putus agar bisa dilalui warga untuk sementara, Tim dari BPBD, Kecamatan, Pemerintah Desa dan warga Desa Tilahan bergotong-royong,” terangnya.
Kemudian, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kecamatan dan memantau kembali kondisi terkini jembatan sementara yang diperbaiki kemarin. “Bila masih perlu perbaikan gotong-royong, kami juga akan bantu sembako untuk konsumsi,” tambahnya.
Informasi yang di dapat dari Dinas PUPR Kab HST melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga Nur Agustin Rosyarina, Jembatan di Tilahan bisa dilakukan perbaikan di tahun 2023 melalui anggaran rehab berkala jembatan di Tilahan.
“Bisa dikerjakan untuk penanganan rehab, papan bendung, papan siring dan oprit,” tutupnya. (ID)


