lenterakalimantan.com, PARINGIN – Menggelar pelatihan dasar Satuan tugas (Satgas) Pramuka Peduli, Ketua Kwarcab Balangan Hj Sri Huriyati Hadi minta anggota Pramuka Peduli serta luruskan niat dalam mengikuti pelatihan dasar Pramuka.
Ucapan istri bupati Balangan ini disampaikan pada peserta pelatihan dasar Satuan Tugas Kwarcab Balangan. Kegiatan sehari akan berlangsung dua hari dari Jum’at tanggal 25 dan 26 November 2022 di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Mampari Kecamatan Batumandi.
Kegiatan diikuti peserta sebanyak 40 orang yang diambil dari masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran) sebanyak lima orang.
Menurut Ketua Kwarcab Balangan Sri Huriyati Hadi, kegiatan yang dilakukan seorang anggota Pramuka Peduli sangatlah mulia, karena ia tidak melihat siapapun yang ditolong.
Para anggota mesti menunjukkan sikap peduli, untuk meluruskan niat dalam mengikuti kegiatan kegiatan yang mulia ini.
”Ini akan menjadi amal jariyah bagi kita semua, untuk itu kami berpesan agar meluruskan niat sesuai dengan niat hati karena kegiatan ini bukan untuk mencari eksistensi semata tetapi untuk menolong masyarakat,” pesan ketua Kwarcab Balangan tersebut.
Peduli dan ikhlas sambung dia jangan mengharapkan imbalan dari apa yang dilakukan di dalam Pramuka peduli ini. “Karena kita adalah seorang relawan yang memberikan jiwa dan raganya untuk membantu orang lain,”tandasnya.

Dia juga mengapresiasi kegiatan ini, pasalnya anak ini demi kebaikan bersama terutama untuk para anggota Pramuka Peduli untuk meminimalkan resiko atau bahaya yang terjadi lapangan.
“Ini sangat bagus sekali, diharapkan ini bisa menjadi bekal untuk para anggota Pramuka Peduli saat terjun kelapangan nantinya,” ucapnya.
Yang tidak kalah penting sambung dia dalam kegiatan jangan mengambil hati dari ucapan orang lain, karena biasanya kata wanita yang akrab disapa Bunda Sri, ini banyak ucapan ucapan yang tidak nyaman di dengar tentang aksi-aksi kita.
“Semua akan kembali kepada kita, lakukan sesuatu yang benar, supaya masyarakat bisa menerima manfaat dari kita. Biarkan saja orang berkata apa,” pungkasnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksanaan Ngatemin, mengatalanbpelatihan ini sangat penting bagi Pramuka Peduli untuk menambah kemampuan menolong orang lain yang terkena bencana.
“Pelatihan ini untuk memberikan edukasi positif dalam memberikan pertolongan bencana,”sebutnya.
Selama kegiatan ini mereka akan dilatih oleh orang-orang yang berkompeten di bidangnya, pelatihan yang diberikan pun berupa materi kebencanaan seperti materi teknik penanggulangan bencana, dapur umum, management Silter dan lain sebagainya.


